WIKA Catat Kontrak Baru Rp 5,24 Triliun, tapi Sahamnya masih Disuspensi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) baru mengantongi kontrak baru sebesar Rp 5,24 triliun hingga Agustus 2025. Angka tersebut turun drastis dari tahun lalu dengan kontrak baru sebesar Rp 13,5 triliun hingga Agustus 2024.
Selain nilai kontrak yang turun drastis, transaksi saham WIKA di Bursa Efek Indonesia (BEI) tak kunjung dibuka atau masih terkena suspensi terhitung sejak 18 Februari 2025. Suspensi tersebut dipicu atas kegagalan dalam memenuhi kewajiban utang jatuh tempo.
Komposisi kontrak baru WIKA hingga Agustus 2025 didominasi oleh sektor industri penunjang konstruksi 49,8% dan infrastruktur dan gedung 33,8%. Diversifikasi ini menunjukkan kekuatan portofolio WIKA yang adaptif terhadap berbagai peluang pembangunan.
Baca Juga
Wika Gedung (WEGE) Rampungkan Proyek Gedung Labtek XV ITB Senilai Rp 164,85 miliar
“Capaian kontrak baru hingga Agustus ini menjadi bukti konsistensi WIKA dalam menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, serta memperkuat peran Perseroan dalam pembangunan nasional,” ujar Dirut Agung Budi Waskito dalam keterangnnya, baru-baru ini.
WIKA berhasil meraih sejumlah proyek strategis di sektor irigasi. Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur sumber daya air, tetapi juga berperan langsung dalam meningkatkan produktivitas pertanian. WIKA menandatangani kontrak Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Provinsi Jambi dan Pengembangan Jaringan Irigasi Air Tanah di Provinsi Sumatera Selatan.
Baca Juga
IHSG Sesi I Turun 3 Poin, Saham JARR dan PGUN Lagi-lagi Cetak ARA
Selain itu, WIKA berhasil meraih kontrak Pembangunan Irigasi Belimbing di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Proyek ini akan mendukung pengelolaan 9.800 m² lahan pertanian. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), WIKA berpartisipasi dalam pembangunan embung-embung skala kecil yang mendukung manajemen sumber daya air yang berkelanjutan.
Ke depan WIKA berharap dapat terus mengembangkan portofolio proyek yang kompetitif, memperluas peran di sektor-sektor strategis nasional, serta menghadirkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Berlandaskan inovasi dan prinsip keberlanjutan, WIKA yakin dapat terus berperan sebagai penggerak utama pembangunan di Indonesia.

