Soal IHSG Anjlok 1,28% Usai Reshuffle, Menkeu Purbaya: Saya Ini Orang Pasar, Sudah 15 Tahun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi penurunan signfikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025), sebanyak 100,5 poin (1,28%) menjadi 7.766,85 setelah dirinya dilantik menggantikan Sri Mulyani.
Penurunan ini terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto merombak atau melakukan reshuffle sejumlah pejabat pada struktur Kabinet Merah Putih, salah satunya adalah dengan mengganti posisi Sri Mulyani dari kursi Menteri Keuangan yang kini diisi oleh Purbaya.
Baca Juga
Reshuffle Kabinet Tekan IHSG 1,28%, Pasar Tunggu Gebrakan Menkeu Baru Purbaya
"Mungkin pasar tidak tahu, saya orang pasar. Saya di pasar berapa (lama)? Iya, sejak tahun 2000, 15 tahun lebih," ucap Menkeu Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenke, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).
Oleh sebab itu, Menkeu Purbaya mengatakan, untuk mengembalikan kondisi pasar menjadi menguat. Meski tidak merincikan lebih detail mengenai kebijakan atau langkah apa saja yang akan diambilnya, ia menyebutkan pihaknya akan mengerahkan seluruh instrumen keuangan yang ada.
"Jadi kalau membetulkan, diperbaiki, dioptimalkan, rasanya sih kami punya instrumen yang cukup untuk memperbaiki secara bersama-sama," ungkapnya.
Hari ini, IHSG ditutup mendadak anjlok, dibandingkan sesi pagi hingga awal sesi II catatkan penguatan. Penurunan terbesar melanda saham konsumer primer 2,48%, sektor keuangan 2,30%, infrastruktur 2,07%, sektor teknologi 1,98%, sektor properti 1,49%, dan sektor energi 0,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industri, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 440, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) naik 25% menjadi Rp 430, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 25% menjadi Rp 460, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melesat 24,86% menjadi Rp 452, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 20% menjadi Rp 10.350.
Sebaliknya penurunan melanda saham TMPO sebanyak 14,91% menjadi Rp 194, COCO melemah 14,63% menjadi Rp 525, WOWS turun 14,63% menjadi Rp 105, SONA turun 13,12% menjadi Rp 4.040, dan HUMI melemah 12,42% menjadi Rp 141.

