IHSG Tembus ATH 8.022 Jelang Penutupan Sesi I, Tedorong Saham DCII dan DSSA
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Dipicu lompatan harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), indeks harga Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sentuh level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) 8.022.
Penguatan hingga ke atas level 8.000 tersebut merupakan yang kedua di bulan ini. Sebelumnya pada 16 Agustus, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.017, meski akhirnya ditutup melemah hari itu. Sedangkan pada penutupan sesi I, IHSG catatkan penguatan sebanyak 66,95 poin (0,84%) menjadi 8.003,13. Level tersebut meruapkan level tertinggi sepanjang masa untuk penutupan sesi I.
Baca Juga
Saham Sentuh Rekor Rp 100 Ribu, Dian Swastatika (DSSA) ternyata Ekspansif di Energi Hijau
Rekor IHSG intraday sesi I ini datang dari kenaikan pesat harga saham DCII yang sempat menembus level Rp 362.000 atau naik 12,50%, dibandingkan penutupan kemarin Rp 321.750. Begitu juga dengan saham DSSA sempat menembus level tertinggi baru sepanjang masa Rp 100.000 dengan kenaikan 5,26%, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu Rp 95.000.
Penguatan tersebut juga ditopang kenaikan saham bank big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Sedangkan sektor saham penyumbang utama pengutan IHSG, yaitu saham sektor industri melesat hampir 3%, sektor teknologi naik lebih dari 2,60%, sektor kesehatan naik 1,73%, sektor energi 0,81%, dan sektor properti menguat 0,75%.
Di tengah ATH tersebut, sebanyak tujuh saham mencatatkan rekor dengan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham KONI melesat 25% menjadi Rp 1.950, TEBE naik 25% menjadi Rp 1.750, OBMD naik 25% menjadi Rp 312, VOKS melesat 24,75% menjadi Rp 252, PGUN naik 24,75% menjadi Rp 2.470, JARR naik 24,72% menjadi Rp 1.665, VOKS melemsat 24,75% menjadi Rp 252. dan KETR naik 24,39% menjadi Rp 510.
Baca Juga
Trump Ancam Negara yang Terapkan Pajak Digital ke Industri Teknologi AS, Indonesia?
Kemarin, IHSG ditutup melesat 30,42 poin (0,38%) menjadi 7.936 dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing bernilai Rp 212,58 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 335,97 miliar, BMRI Rp 98,86 miliar, dan ADRO Rp 72,09 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan penguatan 10,42% menjadi Rp 9.800. Sedangkan sektor saham penyumbang adalah sektor industri menguat 2,34%, material dasar naik 2,13%, properti 2,15%, infrastruktur 1,16%, dan transportasi 0,44%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, keuangan, serta konsumer non primer.
Beberpa saham ditutup melesat sampai auto reject atas (ARA) kemarin, yaitu MITI naik 34,74% menjadi Rp 256, BSBK naik 33,96% menjadi Rp 71, HUMI naik 34,31% menjadi Rp 184. Lompatan hingga ARA juga melanda saham KETR naik 25% menjadi Rp 410, PGUN melesat 24,92% menjadi Rp 1.980, NRCA sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.005, dan KONI menguat 24,80% menjadi Rp 1.560.

