Kehilangan Momen Reli, Bitcoin Jatuh ke Level US$ 110.000-an
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bitcoin (BTC) tidak mampu mempertahankan momentum kenaikan harganya. Harga Bitcoin sempat kehilangan seluruh kenaikan yang dicapai selama reli pasca-pidato Jackson Hole, jatuh ke level terendah sejak 10 Juli di harga US$ 110.779.
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin melemah 2,35% ke level US$ 112.645 atau Rp 1,82 miliar. Sedangkan dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 57,92%, sehingga total kapitalisasi pasar aset kripto juga turun 2,1% menjadi US$ 3,86 triliun.
Berdasarkan data aliran dana harian dari SoSoValue, terjadi arus dana keluar bersih (net outflow) yang signifikan dan konsisten selama lima hari berturut-turut, yakni 18-22 Agustus 2025. Periode ini ditandai dengan penarikan total dana sebesar US$ 1,17 miliar.
Baca Juga
Angka tersebut merupakan hasil dari akumulasi outflow harian yang terus meningkat, dari US$ 121,81 juta pada 18 Agustus hingga US$ 23,15 juta pada 22 Agustus. “Ini menunjukkan bahwa investor secara kolektif memilih untuk menarik modal mereka dari Bitcoin Spot ETF selama periode tersebut,” jelas Financial Expert Ajaib Panji Yudha, Senin (25/8/2025).
Hari ini, Panji memprediksi harga Bitcoin akan bergerak pada kisaran US$ 111.000 - US$ 116.000. Sedangkan merujuk data coinmarketcap.com, Bitcoin pada Senin (25/8/2025) pukul 19.00 WIB tengah menguji level US$ 111.318 atau turun 2,93% dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga
Anak Presiden AS Donald Trump Prediksi Bitcoin Bakal Ke US$ 175.000 di Akhir Tahun Ini

