Top! Pendapatan Sentul City (BKSL) Melesat 105,23% di Semester I-2025, Labanya Segini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Sentul City Tbk (BKSL) menorehkan lompatan pendapatan bersih sebanyak 105,23% dari Rp 235,66 miliar menjadi Rp 483,66 miliar pada semester I-2025. Perseroan juga berhasil membalikkan rugi usaha menjadi laba usaha sampai akhir Juni 2025.
BKSL dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/7/2025), menyebutkan bahwa peningkatan pendapatan tersebut memicu laba bruto perseroan melonjak dari Rp 111,68 miliar menjadi Rp 277,35 miliar.
Baca Juga
Unsuspensi Saham NRCA dan BUVA, Penguatan bakal Tetap Melesat?
Lompatan pendapatan tersebut memicu BKSL torehkan laba usaha mencapai Rp 139,41 miliar per semester I-2025, dibandingkan dengan rugi usaha periode sama tahun sebelumnya Rp 53,22 miliar. Perseroan juga berhasil menekan beban keuangan dari Rp 147,44 miliar menjadi Rp 128,58 miliar.
Meski terjadi lompatan pendapatan dan laba usaha, laba bersih periode berjalan BKSL turun dari Rp 73,14 miliar menjadi Rp 18,12 miliar. Penurunan dipicu atas penurunan drastic laba atas penilaian property investasi dari semula Rp 275,15 miliar menjadi Rp 7,22 miliar.
Sebelumnya, analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset terbarunya mempertahankan rekomendasi beli saham BKSL dengan target harga Rp 250. Target tersebut juga mempertimbangkan rencana percepatan untuk membayar pinjaman homologasi sebanyak Rp 846 miliar, peluang penurunan biaya bunga, dan meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan.
Baca Juga
TOBA Konsisten Genjot Energi Hijau, Meski Merugi Jumbo di Semester I-2025
Target tersebut juga menggambarkan keberhasilan Sentul City (BKSL) dalam menaikkan jumlah trafik pengunjung ke kawasan Sentul City ke level tertinggi baru sepanjang masa atau mengalahkan level kunjungan sebelum Covid-19. Peningaktan pengunjung tersebut menjadi sentimen positif terhadap prospek bisnis hingga saham perseroan.
Sucor Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa sebanyak 30-35 ribu kendaraan memasuki kawasan Sentul City selama weekends dan mencapai 38-40 ribu kendaraan selama libur panjang. “Peningkatan trafik ke kawasan tersebut mempertegas posisi Sentul City sebagai pusat gaya hidup yang dinamis yang bisa berdampak positif terhadap peningkatan permintaan ritel, mendukung kinerja tenan yang masuk ke kawasan tersebut, dan akhirnya menaikkan nilai lahan di kawasan Sentul City,” tulisnya.
BKSL juga tampak terus merealisasikan insiatif baru untuk menarik lebih banyak pengunjung ke kawasan tersebut, seperti rencana peluncuran Sentul City Holiday Great Sale dengan menawarkan diskon besar untuk sewa kamar hotel, penginapan, restoran, dan lainnya. Inisiatif ini diharapkan mendongkrak jumlah pengunjung yang akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan BKSL.

