Reliance Sekuritas: IHSG bisa Melemah dengan Rekomendasi Beli 4 Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/6/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 6.791-6.919 dengan saham pilihan GGRM, GPRA, PTPP, dan KAEF.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5, indikator Stochastic mengindikasikan akan dead cross pada area deep oversold. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan dengan saham pilihan GGRM, GPRA, PTPP, dan KAEF,” tulisnya.
Baca Juga
Saham Semacom (SEMA) bisa Menuju Rp 150, Penopangnya Inisiatif Ini
Pergerakan indeks juga dipengaruhi laju bursa utama AS yang ditutup cenderung bervariasi dipicu sikap wait and see investor terhadap perkembangan gencatan senjata antara Israel dan Iran. Sedangkan bursa saham Asia pagi ini dibuka bervariasi, yaitu Nikkei 225 yang menguat +0.85% dan Kospi melemah -0.86%.
Di tengah pola pergerakan tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham GGRM dengan taget harga Rp 10.150, GPRA dengan target harga Rp 195, PTPP dengan target harga Rp 510, dan KAEF dengan target harga Rp 820.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,03 poin (0,54%) menjadi 6.832 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 931,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 503,71 miliar, BMRI senilai Rp 358,30 miliar, dan PGEO bernilai Rp 58,37 miliar.
Baca Juga
Borong Saham Surya Citra (SCMA) Segini, Emtek (EMTK) Gelontorkan Rp 106,56 Miliar
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seprti sektor material dasar turun 2,03%, sektor energi 1,77%, sektor property 1,33%, sektor consumer primer 1,14%, dan sektor keuangan 0,11%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, teknologi, consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Meski IHSG melamah akibat profit taking, empat saham justru ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 34,33% menjadi Rp 90, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 25% menjadi Rp 5.600, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 25% menjadi Rp 1.075, dan PT Master Print Tbk (PTMR) naik 24,67% menjadi Rp 374.

