Samator Indo Gas (AGII) Teken MoU dengan Cina, Hadirkan Solusi Energi Terbarukan
JAKARTA, investortrust.id - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) menandatangani nota kesepahaman (MoU) "Establishment of China-Indonesia Joint Task Force on Gas and Clean Energy Cooperation" bersama Frank Xu, pendiri sekaligus chairman of China IG Member Alliance (CIGMA). Penandatanganan ini merupakan kolaborasi di sektor gas industri untuk memperkuat sinergi dalam menghadirkan solusi energi terbarukan
Presiden Direktur PT Samator Indo Gas Tbk sekaligus Ketua Umum Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) Rachmat Harsono dalam kesempatan itu hadir dan menyampaikan paparan lanskap pasar dan tren industri gas di Indonesia. Selain itu, Sigit Purwanto selaku wakil presiden direktur juga mempresentasikan peluang kerja sama dengan Tiongkok dalam pengembangan energi masa depan.
“Kami ikut PT pula berpartisipasi dalam The 26th China International Exhibition on Gases, Technology, Equipment and Application (IG China 2025). Kehadiran kami di IG China 2025 merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran Indonesia di panggung industri gas dunia. Melalui ajang ini, kami berharap dapat membangun
kolaborasi yang lebih luas dan berkontribusi nyata dalam mendukung transisi global menuju masa depan energi yang berkelanjutan,” ujar Rachmat Harsono dalam keterangan di Jakarta Rabu (25/06/2025).
Baca Juga
Rombak Susunan Pengurus, Samator Indo Gas (AGII) Kini Punya Dua Wakil Direktur Utama
IG China 2025 diselenggarakan pada 18–20 Juni 2025. Pameran di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center, Cina, ini diikuti oleh 200 exhibitors. Samator menjelaskan, kontribusinya dalam ajang internasional ini merupakan bagian dari komitmen untuk memajukan energi berkelanjutan di Indonesia.
Perusahaan gas yang termasuk pertama dan terbesar di Indonesia ini ikut pameran akbar tersebut untuk memperkuat hubungan dengan para mitra global, sehingga dapat bersama-sama mempercepat transisi energi berkelanjutan di Tanah Air. Pasalnya, IG China merupakan pameran bertaraf internasional yang secara khusus didedikasikan untuk industri gas.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1999, acara ini didukung oleh berbagai asosiasi industri terkemuka. Ajang tersebut menjadi wadah penting bagi pelaku industri dari seluruh dunia untuk memperkenalkan teknologi terbaru, mendorong pertumbuhan sektor gas industri, dan menjalin kemitraan strategis.
Baca Juga
PGN (PGAS) Bikin UMKM Medan 'Cuan' karena Produksi Lancar dan Biaya Energi Turun 50%
Didukung Konjen RI
Partisipasi Samator dalam ajang ini juga mendapat dukungan penuh dari Konsulat Jenderal RI di Shanghai, melalui kehadiran Berlianto Situngkir. “Ini bukan hanya simbolis, tetapi juga validasi kuat atas pentingnya sektor gas industri Indonesia dan kemitraan kami dengan Cina yang terus berkembang,” ujarnya.
Pameran itu turut diikuti oleh berbagai negara dari Timur Tengah, Korea, Turki, India, Malaysia, Rusia, dan negara lainnya. Pameran menampilkan produk-produk unggulan seperti peralatan gas hemat energi, sistem pengujian silinder, peralatan gas medis, serta teknologi terbaru dalam sektor gas industri.
"Booth Samator hadir sebagai representasi Indonesia dan menjadi ajang untuk memperkenalkan lebih luas kapabilitas dan produk-produk unggulan perusahaan kepada dunia. Antusiasme pengunjung terhadap booth Samator menunjukkan minat global terhadap kemajuan gas industri Indonesia," papar Rachmat Harsono.
Ia menjelaskan pula, PT Samator Indo Gas Tbk mempunyai empat lini bisnis. Ini mencakup produksi gas industri, perdagangan gas industri, perdagangan alat-alat gas industri, serta instalasi peralatan gas industri. Hingga saat ini, Samator mengoperasikan 58 pabrik gas industri dan 103 filling station di 29 provinsi di Indonesia.

