IHSG Anjlok 0,68%, Saham MBSS dan PDES justru Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/6/2025), ditutup anjlok sebanyak 48,47 poin (0,68%) menjadi 7.117. Pergerakan indeks dalam rentang 7.117-7.211 dengan nilai transaksi Rp 13,88 triliun.
Kejatuhan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 1,37%, sektor consumer primer 1,57%, consumer non primer 0,88%, sektor keuangan 0,63%, sektor teknologi 0,57%, dan sektor industry 0,52%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor energi, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Potensi Cuan Saham Bumi Minerals (BRMS) bisa 51%, Intip Analisa Berikut
Di tengah penurunan tersebut, lima saham berikut torehkan lompatan harga pesat, yaitu saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,59% menjadi Rp 2.280 dan PT Destansi Tirta Nusantara Tbk (PDES) melesat 24,02% menjadi Rp 444.
Kenaikan juga melanda saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) sebanyak 19,72% menjadi Rp 85, PT Energi Mega Persada TbK (ENRG) menguat 18,25% menjadi Rp 324, dan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) menguat 11,76% menjadi Rp 570.
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham JECC turun 14,98% menjadi Rp 1.135, ASBI turun 14,87% menjadi Rp 498, JAWA turun 14,81% menjadi Rp 161, KOPI melemah 14,48% menjadi Rp 620, dan SMIL turun 13,39% menjadi Rp 220.
Baca Juga
Incar Proyek Jargas Rumah Tangga, Kian Santang (RGAS) Kucurkan Capex Rp 8 Miliar
IHSG pekan lalu ditutup menguat sebanyak 0,74% dari 7.113 menjadi 7.166. Investor asing juga merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham hingga Rp 1,30 triliun pekan ini. Realisasi ini membalikkan posisi net sell saham pekan lalu mencapai Rp 4,70 triliun.
penguatan IHSG pekan ini didukung kenaikan sebanyak 403 saham. Sisanya 231 saham ditutup stagnan dan sebanyak 326 saham membukukan penurunan harga. Lima saham penopang utama indeks adalah saham BRMS dengan kenaikan 18,75% menjadi Rp 494, TPIA menguat 4,44% menjadi Rp 10.000, AMMN naik 3,8% menjadi Rp 8.200, DSSA naik 4,23% menjadi Rp 59.200, dan BBCA menguat 1,12% menjadi 9.025.

