Meski Laba Melesat, MR DIY (MDIY) Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun Buku 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2024. Keputusan tersebut sesuai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana pada hari ini, Kamis, (12/6/2025). Ditiadakannya pembagikan dividen ini juga sesuai dengan komitmen prospektus IPO saham bahwa pembagian dividen paling sedikit 40% dari laba bersih akan dilakukan tahun buku 2025.
Padahal, MDIY berhasil membukukan lompatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 1,07 triliun, dibandingkan tahun 2023 mencapai Rp 321,75 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan dari Rp 3,90 triliun menjadi Rp 6,78 triliun.
Baca Juga
Laba Bersih Terkerek 160%, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) Targetkan Tambah 270 Toko
Presiden Direktur MDIY, Edwin Cheah, menjelaskan bahwa RUPST menyetujui alokasi sebesar 11,73% dari laba bersih tahun buku 2024 sebagai cadangan wajib. "Sedangkan sisanya 88,27% ditetapkan sebagai laba ditahan," kata Edwin dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, (12/6/2025).
Selain itu, RUPST turut meninjau penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang telah dilaksanakan hingga 31 Desember 2024. Peninjauan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 mengenai transparansi dan akuntabilitas dana publik.
“Dengan kepercayaan pemegang saham, MDIY akan terus membangun fondasi solid untuk strategi pertumbuhan berkelanjutan. Didukung dengan perhitungan finansial yang berhati-hati, keunggulan kepemimpinan, dan strategi ekspansi yang terukur, kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai yang konsisten bagi pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Edwin.
Baca Juga
Daya Intiguna Yasa (MDIY) Rencanakan Pembagian Dividen Minimal 40%
Untuk memperkuat struktur tata kelola Perseroan, RUPST menyetujui penunjukan Loh Kok Leong sebagai Komisaris. Dengan pengalaman kepemimpinan lebih dari 2 dekade, termasuk sebagai Partner dan Managing Director Boston Consulting Group (BCG), Loh menghadirkan keahlian mendalam di bidang transformasi, strategi dan pengembangan skala bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut :
Komisaris
Komisaris Utama : Ong Chu Jin Adrian
Komisaris : Darwin Cyril Noerhadi
Komisaris : Loh Kok Leong
Komisaris Independen : Istini Tatiek Siddharta
Komisaris Independen : Loo Chong Peng
Direksi
Direktur Utama : Edwin Cheah Yew Hong
Direktur : Rika Juniaty Tanzil
Direktur: Frida Herlina Marpaung
Direktur : Hendra Kurniawan
Direktur : Michael

