Manajemen Ungkap Alasan Lompatan Harga Saham PGJO
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen mengungkapkan peningkatan volume perdagangan dan harga saham PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO) murni mekanisme pasar. Perseroan memastikan belum ada aksi korporasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Demikian respons Dirut PGJO Adi Putera Widjaja terkait keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) per Kamis (24/4/2025) untuk memberhentikan sementara (suspend) perdagangan sahamnya.
Baca Juga
Investor Ini Berminat Akuisisi 61,95% Saham Tourindo Guide (PGJO)
Adi Putera Widjaja menyampaikan bahwa pergerakan harga saham PGJO dalam beberapa minggu terakhir ini, terhitung dari 14 - 23 April 2025, telah melesat sebanyak 75% dengan total transaksi mencapai Rp 154 juta. Kenaikan pesat tersebut mendorong BEI untuk menghentikan semenatara perdagangan saham PGJO mulai 24 April 2025.
“Sejauh pengetahuan perseroan, kulturasi harga saham beserta peningkatan volume transaksi merupakan hasil dari dinamika pasar yang wajar,” ujar Adi dalam paparan publik PGJO secara daring, Selasa, (29/4/2025).
Sebagaimana dibertakan sebelumnya, perdagangan saham PGJO dihentikan sementara dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan investor. Langkah ini dilakukan setelah saham ini mencatatkan lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham PGJO telah melesat lebih dari 92% dalam sebulan terakhir menjadi Rp 212. Tren penguatan tersebut makin deras memasuki bulan April 2025.
“Penghentian sementara perdagangan saham PGJO dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang invetasinya di saham PGJO,” tulis pengumuman resmi tersebut, beberapa waktu lalu.

