Akusisi Aset Luar Negeri, Prospek Medco Energi (MEDC) Menguat di 2024
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan kembali rekomendasi beli saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target harga Rp 1.900. Rekomendasi tersebut didukung dampak akuisisi aset dari luar negeri.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan mengatakan, target harga tersebut mempertimbangkan proyeksi penyelesaian akuisisi aset di Timur Tengah tuntas akhir tahun ini. Medco sebelumnya telah menandatangani akuisisi sebanyak 20% non operating stake di aset Middle East O&G pada Agustus 2023.
Baca Juga
Medco (MEDC) Rampungkan Tender Offer 4 Obligasi Global, Nilainya Jumbo
Berdasarkan report Fitch bahwa akuisisi ini berpotensi menambah produksi perseroan sebanyak 13 juta boped dan 2P reserves sebanyak 56 mmboed. “Perhitungan konservatif kami, akuisisi ini diestimasi mencapai US$ 560 juta. Sedangkan pendanaan sepenuhnya berasal dari perbankan dengan kupon berkisar 7%,” terangnya.
Dengan asumsi akuisisi tuntas akhir tahun ini, dia mengatkan, aset tersebut diharapkan mulai berkontribusi terhadap kinerja keuangan perseroan pada kuartal I-2024.
Terkait dampak terhadap volume produksi, dia mengatakan, dengan asumsi perseroan mendapatkan tambahan produksi sebanyak 13 mbopd dari blok di Timur Tengah ini, total produksi perseroan berpotensi meningkat 8,5% menjadi 166 mboepd tahun 2024. Biaya operasional blok tersebut juga diprediksi lebih rendah, karena lokasi onshore, sehingg lifting cost hanya berkisar US$ 10 per boe.
Baca Juga
IHSG Sempat Sentuh Level di atas 7.000, Kenaikan Saham BREN Penopang Utamanya
Apabila semua rencana berjalan, dia mengatakan, blok tersebut diharapkan berkontribusi terhadap kenaikan laba bersih perseroan sebanyak `19% menjadi US$ 362 juta.
Selain aset Timur Tengah, dia mengatakan, rekomendasi beli saham MEDC didukung akuisisi blok di Tanzania. Blok tersebut kini dalam pengembangan di bawah perusahaan patungan Medco (20%), Shell (60%), dan Pavilion Energy (20%).
Baca Juga
Laba Terpangkas 39,54%, Prospek Jangka Panjang Saham Medco (MEDC) Masih Oke
Blok tersebut berpotensi mendongkrak cadangan migas perseroan dalam jumlah besar setara dengan 569 mmboe. Sedangkan 2P cadangan tersebut diperkirakan masih kecil, sehingga tidak akan berdampak besar terhadap 2P reserves perseroan tahun ini. Rilis 2P reserves blok tersebut diperkirakan dilakukan pada kuartal akhir tahun depan.
“Berbagai akusisi aset tersebut, kami melihat adanya peluang besar kenaikan cadangan dan kinerja keuangan perseroan tahun 2024. Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MEDC dengan target harga Rp 1.900,” tulisnya.

