Ifishdeco (IFSH) Tetapkan Dividen Rp 13,05 per Saham
JAKARTA, investortrust.id - Emiten tambang nikel, PT Ifishdeco Tbk (IFSH), sepakat membagikan dividen tahun buku 2024 sebear Rp 13,05 per saham.
Hal itu disampaikan Direktur IFSH Iwan Luison dalam paparan publik usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2024. Total dividen tersebut mencapai Rp 25,1 miliar atau setara dengan 30% dari laba bersih tahun 2024.
“Kami tetap berkomitmen membagikan dividen kepada pemegang saham,” kata Iwan di Jakarta, Selasa, (25/3/2024).
Baca Juga
Sebagai gambaran, dari sisi bottom line, IFSH mencatatkan laba bersih sebesar Rp 83,66 miliar pada tahun 2024 atau menurun 60,4% dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp 211,26 miliar.
Selain itu, penjualan neto IFSH terpangkas 32,13% secara tahunan dari Rp 1,43 triliun menjadi Rp 972,70 miliar pada 2024. Perseroan memiliki total aset senilai Rp 1 triliun, IFSH juga telah memangkas jumlah liabilitas sebanyak 40,70% secara tahunan menjadi Rp 169,93 miliar pada 2024.
Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan IFSH ikut menyusut sebanyak 34,05% (yoy) menjadi Rp 491,45 miliar. Hasil ini membawa IFSH meraup laba kotor sebesar Rp 481,25 miliar atau anjlok 30,05% (yoy).
Baca Juga
BSD (BSDE) Cetak Lonjakan Laba Atribusi 124%, Nilainya Jadi Segini
Sementara itu, terkait target produksi sebesar 2,2 ton nikel. Iwan mengutarakan target tersebut sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Sebagai upaya untuk mendongkrak produksi, IFSH membuka peluang melakukan ekspansi secara anorganik dengan mengakuisisi tambang nikel baru. Saat ini IFSH tengah menggarap lahan tambang di Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Total luas konsesi yang dimiliki mencapai 2.580 hektare (ha), dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi seluas 800 ha.
IFSH juga memiliki aset di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara melalui PT Patrindo Jaya Makmur, serta di Konawe Selatan melalui PT Hangtian Nur Cahaya.

