Trisula Textile (BELL) Tambah 14 Outlet Baru
JAKARTA, investortrust.id – Emiten industri dan perdagangan tekstil, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) telah resmi menambah 14 outlet baru dari bisnis ritelnya, JOBB dan Jack Nicklaus, sepanjang tahun 2023. Ekspansi tersebut dilakukan perusahan untuk meningkatkan kinerja penjualan dengan pendekatan omnichannel, baik daring maupun luring.
Jack Nicklaus telah membuka outlet ke-9 nya di Living World Denpasar Bali bulan Desember 2023 setelah membuka outlet ke-8 di Mall Summarecon Bekasi sebulan sebelumnya. Ekspansi yang sama juga dilakukan oleh JOBB, jenama lain yang dikendalikan Trisula Textile Industri yang telah membuka toko ke-7 nya di Trans Studio Bandung pada bulan November 2023.
“Inovasi adalah salah satu hal yang membedakan kami dari perusahaan tekstil lainnya. Produk kami menggunakan bahan tekstil yang memberikan nilai lebih bagi penggunanya, misalnya produk hasil R&D kami yaitu kain sehat yang kami luncurkan sejak 2022 lalu," jelas Presiden Direktur BELL Karsongno Wongso Djaja pada keterangan resmi yang dikutip Senin (12/02/2024).
Dengan adanya ekspansi tersebut, kinerja keuangan perseroan menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga kuartal-III 2023, total penjualan daring JOBB dan Jack Nicklaus meningkat 45,06% YoY menjadi Rp 16,8 miliar. Adapun penjualan offline mencatatkan peningkatan 24,6% YoY menjadi Rp 110,8 miliar.
Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri, Trisula Textile Industries mampu memproduksi kain-kain berkualitas tinggi dengan spesifikasi unik seperti anti-microbial, water repellent, breathable, dan dapat memenuhi pesanan khusus.
PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dan perdagangan tekstil. Produk utama perseroan adalah kain atau fabric yang terbuat dari 100% polyester serta kombinasi dengan rayon dan katun, dengan berbagai merk seperti Bellini dan Caterina.
Sampai saat ini, Perseroan juga memiliki bisnis ritel pakaian jadi merk JOBB & Jack Nicklaus. Adapun tahun ini, Perseroan telah memproduksi kain dari bahan daur ulang yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam beradaptasi dengan permintaan pasar.

