Waskita (WSKT) Raih Kontrak Pembangunan Rumah Sakit Rp 146,85 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Peningkatan Kelas Rumah Sakit guna Mendukung Program Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) RSUD Tuan Besar Syarif Idrus di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Nilai kontrak proyek tersebut senilai Rp 146,85 miliar.
Sebelumnya pada Februari 2025, Waskita juga telah meraih kontrak baru pengerjaan renovasi bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim Tana Tidung di Kalimantan Utara. Proyek senilai Rp 164,75 miliar itu ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari setahun.
Baca Juga
Waskita Tawarkan 35% Saham Tol Cimanggis-Cibitung ke Bakrie Group, Nilainya Segini
Corporate Secretary WSKT Ermy Puspa Yunita mengatakan, peningkatan kelas RSUD Tuan Besar Syarif Idrus pun akan diselesaikan dalam kurun waktu tidak lebih dari satu tahun. Adapun nilai kontraknya sebesar Rp 146,85 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025.
"KJSU merupakan program Kementerian Kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan untuk penyakit prioritas nasional, melalui kerja sama dengan rumah sakit dan penguatan jejaring rujukan. Maka, suatu kebanggaan bagi Waskita dapat terus terlibat dalam menyukseskan program prioritas pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id Kamis, (20/3/2025).
Baca Juga
Waskita Raih Kontrak Pembangunan Gedung DPRD Yogyakarta Senilai Rp 293,8 Miliar
Lebih lanjut, kata Ermy, Waskita akan memperbarui desain gedung dan sejumlah fasilitas di RSUD Kabupaten Kubu Raya. Adapun luas bangunan empat lantai itu pun mencapai 6.795 meter per segi.
Dalam proyek ini, Waskita mengusung New and Modern Healthcare Centre in Kubu Raya yang menggabungkan teknologi medis terkini (Healthcare Centre), keindahan alam Sungai Kapuas (Natural Beauty), budaya Kubu Raya (Cultural Belonging), serta lingkungan nyaman dan menenangkan (Healing Journey). Desain bangunannya pun dihiasi oleh unsur-unsur tradisional Dayak, seperti ukiran kayu, anyaman bambu, dan berbagai motif khas.

