Pemegang Saham Unilever Angkat Benjie Yap Jadi Presiden Direktur Baru
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Unilever Indonesia Tbk menyetujui pengangkatan Benjie Yap sebagai Presiden Direktur Perseroan yang baru, efektif mulai Januari 2024.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Nurdiana Darus mengatakan, perubahan kepemimpinan dan kerangka baru organisasi Unilever Compass membawa Unilever Indonesia memasuki babak baru mencapai pertumbuhan berkelanjutan.
“Dengan beragam keahlian dari posisi-posisi sebelumnya di Unilever, Benjie Yap telah mencatat capaian yang mengesankan, termasuk pada saat duduk sebagai CEO Unilever Filipina. Kami yakin beliau akan membawa keahlian dan kontribusi berharga bagi Perseroan dan industri,” terang Nurdiana secara tertulis, Selasa (19/12/2023).
Dia menyebut, pengalaman Benjie setidaknya sudah mencakup bidang penelitian dan pengembangan, strategi, rantai pasok, pemasaran dan manajemen brand, serta pengembangan pelanggan.
Baca Juga
Pendapatan Bersih Unilever (UNVR) 2023 Diproyeksi Hanya Sampai Rp 40 Triliun
Benjie menggantikan Ira Noviarti yang menjabat sebagai presiden direktur sejak 2020. Menurut Nurdiana, Ira berhasil memimpin perseroan di tengah pandemi global Covid-19 pada 2020-2021, serta membawa perseroan pada posisi yang lebih kuat.
“Perseroan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepemimpinan Ira Noviarti yang tangguh dan berdedikasi tinggi kepada Unilever Indonesia. Sebagai Presiden Direktur, Ira telah berhasil memperkuat fundamental bisnis perseroan secara signifikan,” tambah dia.
Benjie Yap bergabung dengan Unilever pada 1994 di Filipina sebagai technical management trainee dengan tugas awal di bidang manufaktur, teknik, R&D, dan pengembangan pengemasan. Dia beralih posisi ke pemasaran sebagai direktur pemasaran home care pada 2001.
Benjie kemudian bergabung dengan dewan direksi sebagai marketing director Home care and foods, wakil presiden marketing director, dan wakil presiden customer development.
Benjie juga memiliki pengalaman di posisi internasional sebagai manajer pengembangan produk di Port Sunlight Inggris pada 1999, serta VP Perawatan Rumah di Unilever Thailand pada 2009.
Selanjutnya periode Maret 2017, Benjie menjadi CEO Unilever Filipina seraya menjabat sebagai Beauty and Wellbeing Business Unit General Manager sejak 2022.
Baca Juga
Unilever (UNVR) Tetapkan Dividen Interim Rp 2,4 Triliun, Simak Jadwal Ini
“Dengan banyaknya potensi yang dapat dikembangkan lebih jauh, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Unilever. Saya optimistis dan semangat untuk bekerja dengan tim di Unilever Indonesia yang luar biasa untuk bersama-sama mencapai kinerja lebih kuat, didorong pertumbuhan yang konsisten, menguntungkan, kompetitif, dan bertanggung jawab,” papar Benjie dalam RUPSLB.
Didorong ambisi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kepemimpinan Benjie bertumpu pada prinsip winning with purpose. Dengan kata lain, mendorong transformasi produk-produk yang dicintai masyarakat menjadi merek-merek dengan tujuan sosial yang lebih dalam.
Dia telah dianugerahi banyak apresiasi, salah satunya adalah IABC CEO Excel Award pada tahun 2007 dan AGORA Outstanding Achievement Award for Marketing Management pada tahun 2015.
“Bersama dengan jajaran dewan direksi, saya akan terus memastikan bahwa perseroan dioperasikan oleh talenta dan pemimpin terbaik di industri untuk membangun organisasi yang tangguh dan tangkas di masa depan. Tetap berkomitmen untuk memimpin pengembangan pasar melalui inovasi yang unggul dan relevan. Sekaligus memenangkan hati konsumen di tahun-tahun mendatang,” tutupnya.
Baca Juga
Laba Unilever (UNVR) Melorot 9% Jadi Rp 4,19 Triliun di Kuartal III-2023

