Perluas Distribusi Reksa Dana, Sucor AM Gandeng Bank Ina Dengan Target AUM Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menggandeng PT Bank Ina Perdana Tbk untuk memperluas distribusi reksa dana, sekaligus akses investasi bank milik Grup Salim tersebut.
Kini, Bank Ina secara resmi mendistribusikan produk reksa dana Sucor AM, seperti Sucorinvest Money Market Fund (SMMF), Sucorinvest Monthly Income Fund (SMIF), Sucorinvest Premium Fund (SPF), dan Sucorinvest Equity Fund (SEF).
“Dengan dukungan Bank INA, kami optimistis dapat menjangkau lebih banyak investor yang ingin mengembangkan aset mereka dengan strategi investasi yang tepat," ujar CEO Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana, di Raffles Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Sucor AM memandang, menggandeng Bank Ina sebagai agen penjual efek reksa dana (Aperd) menjadi pilihan efektif, dengan target nasabah di dalam ekosistem bisnis Grup Salim.
Bagi Bank Ina, Sucor AM merupakan mitra manajer investasi kedua yang bekerja sama dengan perseroan. Pasalnya, bank yang juga bagian dari Salim Group itu baru saja mengantongi lisensi sebagai Aperd pada akhir tahun lalu.
Wakil Direktur Utama Bank Ina Yulius Purnama Junaedi berharap, keberadaan produk reksa dana Sucor AM dapat memenuhi kebutuhan investasi nasabah dengan profil risiko dan tujuan keuangan yang beragam.
“Bank Ina terus berupaya menyediakan variasi produk, sesuai kebutuhan transaksi maupun kebutuhan investasi bagi nasabah, khususnya segmen mass affluent. Keberadaan produk Sucor AM membuat Bank INA memiliki pilihan produk investasi reksa dana yang lengkap, selain investasi Surat Berharga Negara (SBN), deposito, dan valuta asing," papar Yulius.
Baca Juga
Bank Ina pun menyampaikan, pihaknya menargetkan penjualan reksa dana Sucor dengan total dana kelolaan (asset under management/AUM) Rp 75 miliar pada tahap awal ini. Produk reksa dana yang tersedia di Bank INA dirancang untuk berbagai tujuan investasi, mulai dari instrumen pasar uang yang lebih likuid, hingga reksa dana saham yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
Yulius mencontohkan, Sucorinvest Equity Fund merupakan produk yang ditujukan bagi investor dengan profil risiko agresif, sementara Sucorinvest Money Market Fund (SMMF) lebih cocok untuk investor yang mengutamakan stabilitas dana.
Kedua perusahaan optimistis, kemitraan tersebut akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan industri reksa dana di Indonesia, serta membantu lebih banyak masyarakat mencapai tujuan keuangan mereka.
Selain mengumumkan kerja sama, Sucor AM turut membahas prospek industri reksa dana 2025, yang mencakup peluang pertumbuhan serta strategi investasi perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar.
Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi maupun geopolitik, Sucor AM memandang, kesadaran akan perencanaan keuangan jangka panjang menjadi sebuah langkah krusial dan momentum strategis untuk mendorong partisipasi investasi masyarakat.

