Top 10 Broker Sepekan, Maybank Sekuritas Himpun Transaksi Saham Rp 12,76 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) kembali memposisikan diri sebagai jawara broker dengan nilai transaksi saham terbesar selama sepekan terakhir, periode 26 Februari – 01 Maret 2024.
Maybank Sekuritas berhasil mencetak nilai transaksi sebesar 12,76 triliun sepekan terakhir, dengan volume saham sebanyak 12,01 miliar lembar.
Posisi runner up dipegang oleh PT UBS Sekuritas Indonesia (AK) dengan menghimpun nilai transaksi Rp 11,08 triliun, serta volume perdagangan sabesar 10,23 miliar lembar saham.
Broker lokal PT Mandiri Sekuritas atau Mansek (CC), berada di peringkat ketiga dengan mencatat nilai transaksi Rp 8,38 triliun. Frekuensi yang dihimpun sebanyak 765 juta kali, serta volume 14,97 miliar saham. Jumlah tersebut menempatkan Mansek sebagai broker dengan volume transaksi terbesar sepekan.
Baca Juga
PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) Cetak Laba US$ 77 Juta di 2023
Dibawahnya merupakan broker asing asal Malaysia yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU) di peringkat keempat. YU mencatat nilai transaksi sepekan Rp 7,83 triliun, dan volume perdagangan saham sebanyak 9,85 miliar saham.
Ditempat kelima ada J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,53 triliun, serta volume perdagangan sebanyak 8,16 miliar lembar saham.
Broker asal Korea Selatan, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) berada di tempat enam dengan nilai transaksi Rp 5,04 triliun. Frekuensi dan volume masing-masing sebanyak 1,19 miliar kali transaksi dan 14,46 miliar saham.
YP sekaligus tercatat sebagai runnuer up untuk jumlah frekuensi dan volume perdagangan saham selama sepekan terakhir.
Berada di posisi ketujuh, broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD) melakukan transaksi senilai Rp 4,61 triliun, frekuensi sebanyak 721 juta kali dan volume perdagangan sebanyak 8,59 miliar saham.
Ditempat delapan milik broker PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG) yang mencatat nilai transaksi sebesar Rp 4,45 triliun serta volume perdagangan sebanyak 8,23 miliar lembar saham.
Posisi sembilan dan sepuluh masing-masing menjadi milik broker asing PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan Macquarie Sekuritas Indonesia. Kedua broker ini mencatat nilai transaksi masing-masing sebanyak Rp 3,87 triliun dan Rp 3,45 triliun.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Melesat Rp 22 Ribu per Gram Sabtu Pagi
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 26 Februari sampai dengan 01 Maret 2024 ditutup melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,55% sepekan terakhir, ditutup pada level 7.295 dari level 7.335 pada penutupan pekan yang lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, pelemahan IHSG sejalan dengan nilai kapitalisasi pasar sepekan ini yang mengalami penurunan sebesar 0,27% menjadi sebesar Rp 11.572 triliun dari Rp 11.603 triliun pada pekan sebelumnya.
‘’Perubahan terbesar tampak pada rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami sebesar 26,56% menjadi Rp 10,15 triliun dari Rp 13,82 triliun pada pekan sebelumnya,’’ ulas Kautsar dalam ketarangan yang dikutip Sabtu, (02/03/2024).
Kemudian, frekuensi transaksi harian selama sepekan berubah 2,01% menjadi 1,269 juta kali transaksi dari 1,295 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian selama sepekan mengalami perubahan 13,08% menjadi 15,41 miliar lembar saham dari 17,72 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu.
Adapun pergerakan investor asing pada perdagangan Jumat (1/3/2024) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 388,4 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 18,05 triliun.

