Bagikan

Investasi Bitcoin Jangka Panjang, Apakah Menguntungkan?

JAKARTA, investortrust.id - Bitcoin dinilai menjadi satu-satunya koin kripto yang terbukti sebagai aset kripto yang cocok untuk investasi jangka panjang. Sebagai aset kripto pertama dan terbesar di dunia, Bitcoin sering dianggap sebagai “emas digital” karena kemampuan Bitcoin yang bisa menjadi aset yang melindungi nilai dari penurunan daya beli akibat inflasi sehingga Bitcoin menjadi pilihan investasi jangka panjang bagi para investor pasar kripto.

Bitcoin didesain untuk memiliki suplai maksimum yang beredar sebanyak 21 juta koin. Dengan suplai yang terbatas ini Bitcoin menjadi salah satu aset yang tidak mengenal inflasi, bahkan dapat menciptakan kelangkaan seiring waktu dan kelangkaan ini diharapkan bisa membuat Bitcoin lebih berharga dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, dalam sepuluh tahun terakhir, nilai Bitcoin telah mengalami kenaikan yang signifikan meskipun ada fluktuasi harga jangka pendek. Investor yang memegang Bitcoin jangka panjang sering kali menargetkan return yang substansial dari investasi mereka.

Sumber: TradingView

Melansir Tokonews, Selasa (4/3/2025) jika melihat pada chart di atas, terlihat bahwa Bitcoin masih terus bisa mengikuti pola Bitcoin Logarithmic Regression Bands. Logarithmic Regression Bands sendiri adalah alat analisis teknikal yang menunjukkan pola pertumbuhan Bitcoin dalam skala logaritmik. Indikator ini terdiri dari dua band regresi yang membentuk channel, membantu investor memahami tren dan valuasi Bitcoin dalam perspektif jangka panjang.

 

Baca Juga

Robert Kiyosaki Bahas Masa Depan Bitcoin, Apa Katanya?

Bitcoin telah menunjukkan pola pertumbuhan yang konsisten sejak 2016, seperti terlihat dalam grafik Logarithmic Regression Bands. Pola ini membentuk dua band utama yang menggambarkan range pergerakan harga Bitcoin dalam jangka panjang.

Band merah di bagian atas menandakan zona resistensi historis, sementara band hijau di bawah menunjukkan zona support. Kedua band ini membentuk channel yang semakin melebar, mencerminkan volatilitas dan potensi pertumbuhan Bitcoin yang terus meningkat seiring waktu.

Ilustrasi halving Bitcoin 
Source: coolwallet.io

 

Halving Bitcoin

Bitcoin memiliki sistem halving di mana proses  ini mengurangi jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan oleh penambang sebagai imbalan dari blok baru yang mereka tambahkan ke blockchain.

Setiap kali halving terjadi, imbalan yang diterima penambang Bitcoin dikurangi setengahnya. Misalnya, halving di tahun 2016 mengurangi imbalan menjadi 12,5 BTC, dan pada tahun 2020, imbalan berkurang menjadi 6,25 BTC per blok.

Secara historis, halving telah disertai oleh kenaikan harga Bitcoin, meskipun ada fluktuasi harga dalam jangka pendek. Peningkatan harga terjadi karena berkurangnya pasokan baru dan peningkatan permintaan.

Sumber data: VanEck

 

Baca Juga

Pasar Kripto Bergejolak, ETF Bitcoin Justru Menarik Perhatian

Berdasarkan data keuntungan Bitcoin setelah halving, periode halving (2012, 2016, dan 2020) di atas, terlihat pola return yang konsisten dan menarik untuk dianalisis.

Dalam jangka pendek 90 hari setelah halving, Bitcoin rata-rata menghasilkan return 59%. Angka ini meningkat signifikan menjadi 373% dalam periode 180 hari, dan mencapai puncaknya dengan rata-rata return 2,908% setelah satu tahun penuh.

Pola ini mengindikasikan bahwa dampak halving terhadap harga Bitcoin cenderung bersifat gradual dan membutuhkan waktu untuk sepenuhnya tercermin dalam harga pasar. Investor yang mempertahankan posisinya selama satu tahun penuh setelah halving secara historis mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan periode yang lebih pendek.

Meski data historis tidak menjamin hasil yang sama di masa depan, pola ini memberikan perspektif berharga tentang potensi dampak halving pada dinamika harga Bitcoin. 

Kedua data historis di atas menunjukkan Bitcoin berpotensi menguntungkan untuk investasi jangka panjang, terutama bagi investor yang memahami siklusnya dan memiliki kesabaran untuk menahan posisi dalam periode yang lebih panjang. 

Perlu diingat, selain memahami siklus Bitcoin dan pasar kripto, memiliki strategi investasi yang tepat dan manajemen risiko yang baik menjadi kunci suksesnya investasi Bitcoin jangka panjang.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024