Begini Strategi Allianz Life Indonesia Pacu Kinerja Unit Link di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Allianz Life Indonesia terus berupaya meningkatkan kinerja produk unit link di tahun ini, dengan strategi yang berfokus pada optimalisasi hasil investasi.
Head of Fixed Income Allianz Life Indonesia Fitri Lubis mengungkapkan, salah satu faktor utama yang mempengaruhi kinerja unit link adalah kinerja dana investasi yang menopangnya. Di sisi bersamaan, Allianz akan terus memastikan kinerja optimal bagi seluruh fund yang dikelola, sehingga dapat mempertahankan kepercayaan nasabah terhadap produk unit link.
“Unit link itu sensitif terhadap kinerja fund-nya, jadi strategi kami tetap fokus untuk memberikan hasil investasi dan kinerja yang optimal untuk semua fund-fund kita khususnya di unit link,” ujarnya, usai acara ‘Best Unit Link 2025’, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Baca Juga
Dengan strategi tersebut, lanjut Fitri, pihaknya berharap dapat mempertahankan posisinya di pasar unit link, sekaligus memperkuat pelayanan dalam penyedia solusi keuangan dan perlindungan bagi masyarakat Indonesia.
“Jadi dengan terjaganya fund-fund hasil investasinya kita berharap nasabah akan terus percaya dan masuk ke dalam produk-produk unit link-nya Allianz Life Indonesia,” katanya.
Baca Juga
Allianz Life Indonesia Optimistis Bisnis Unitlink Masih Bergairah di 2025
Menurut Fitri, hingga Desember 2024 produk unit link Allianz Life Indonesia masih menjadi kontributor terbesar dengan pangsa sekitar 70% dari total pendapatan premi. Meski mendominasi terhadap total premi, Allianz Life Indonesia tetap berupaya mendiversifikasi produknya dengan menghadirkan pilihan lain, termasuk produk tradisional.
“Memang majority bisnis unit link itu di Allianz masih memberikan kontribusi yang cukup besar. Saat ini iya (masih lebih dominan dibanding produk tradisional),” ucap dia.
Upaya diversifikasi tersebut, dikatakan Fitri, sebagai antisipasi dari sejumlah tantangan yang dihadap. Mulai dari tantangan pandemi covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu, gejolak dan ketidak pastian ekonomi global maupun domestik, dan lainnya.
“Sehingga kita harus benar-benar mewaspadai faktor-faktor tersebut untuk tetap bisa mengelola produk-produk baik unit link maupun tradisional kita sehingga dapat tetap memberikan hasil yang maksimal bagi nasabah-nasabah Allianz,” kata Fitri.

