IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini, Sebaliknya Tiga Saham Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/2/2025), diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.931-7.113. Indeks juga berpotensi membentuk chart pattern ascending broadening wedge (ABW) menuju level 6.931.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa posisi indeks mulai menguji support 6.931 dan berpotensi membentuk chart pattern ABW, jika indeks turun ke bawah support 6.931. Target penurunan bisa menuju area 6.698, jika ABW terbentuk.
Pergerakan indeks juga bakal terpangaruh gerah bursa saham global yang mayoritas ditutup melemah kemarin setelah perang dagang kedua mulai menguat. Indeks Dow Jones turun 0,28%, indeks S&P500 melemah 0,76%, dan indeks Nasdaq jatuh sebanyak 1,20%.
Baca Juga
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan tiga saham dengan rekomendasi beli hari ini, yaitu saham EXCL dengan target harga Rp 2.380-2.520, saham FILM dengan target harga Rp 4.450-4.780, dan saham TPIA dengan target harga Rp 7.975-8.750. Sebaliknya saham PTPP direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup terjungkal sebanyak 79,14 poin (1,11%) menjadi 7.030. Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 274,79 miliar yang didominasi saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 479,27 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 49,24 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 48,55 miliar. Sebaliknya pemodal asing agresif memborong saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 239,74 miliar.
Baca Juga
Pasar Global Terguncang Tarif Trump, Bursa Eropa Ikut Terseret
Koreksi IHSG kemarin akibat kejatuhan seluruh sektor saham, terparah saham sektor material dasar anjlok 1,76%, sektor property 1,75%, sektor consumer primer 1,57%, sektor consumer non primer 1,13%, sektor infrastruktur 1,52%, dan sektor industru 0,76%. Sebaliknya satu-satunya yang menguat sektor teknologi 1,90%.
Meski IHSG anjlok, empat saham ini justru torehkan kenaikan mengesankan hingga auto reject atas (ARA) sepanjang hari ini, seperti saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) melesat 34,15% menjadi Rp 110, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 25% menjadi Rp 1.075, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 24,58% menjadi Rp 735, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melesat 19,94% menjadi Rp 21.800.

