Pilpres Diprediksi Satu Putaran, Saham Infrastruktur Terdongkrak Kepastian IKN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 1,3% ke level 7.303,28 pada perdagangan Kamis (15/2/2024). Kenaikan ini diiringi pertumbuhan harga saham-saham infrastruktur yang ikut terapresiasi.
Sampai penutupan perdagangan hari ini (Kamis, 15/2/2024), PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menguat Rp 110 (24,44%) ke level Rp 560. Saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) juga terapresiasi Rp 20 (25%) menjadi Rp 100.
Baca Juga
Di sisi lain, PT Wika Beton Tbk (WTON) menguat Rp 21 (20,59%) ke level Rp 123, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meningkat Rp 60 (20,55%) ke posisi Rp 352.
Menurut Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, kenaikan harga saham BUMN konstruksi berkaitan dengan euforia pemilu.
Dia menjelaskan, data hitung cepat (quick count) yang menunjukkan paslon 2, Prabowo-Gibran unggul satu putaran memberi sinyal kepada investor bahwa proyek Ibu Kota Negara (IKN) akan dilanjutkan.
“IKN ini sangat penting untuk membangun pusat perekonomian baru, apalagi di Kalimantan yang sangat potensial. Ini juga sangat menunjang kenaikan harga saham BUMN konstruksi,” ujar Nafan kepada investortrust.id.
Baca Juga
Pasar Saham Respons Positif Pilpres Satu Putaran, IHSG Berpeluang Menuju Level Segini
Sinyal kepastian tersebut, kata Nafan, mendorong kinerja BUMN infrastruktur dengan target perolehan proyek yang sebelumnya dibidik secara konservatif. Dengan hasil quick count yang menunjukkan kemenangan Prabowo, pelaku pasar tak lagi mengambil sikap wait and see.
“Kita menantikan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan turut mendongkrak harga saham,” tandas dia.

