IHSG Sesi I Melesat 49 Poin hingga 4 Saham Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (23/1/2025), ditutup melesat 49,6 poin (0,68%) ke level 7.306. Pergerakan indeks dalam rentang 7.256-7.318 dengan nilai transaksi Rp 5,23 triliun.
Penguatan tersebut didorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,15%, sektor material dasar 0,89%, sektor teknologi 0,86%, sektor infrastruktur 0,75%, dan sektor keuangan 0,43%. Sebaliknya koreksi melanda saham sektor property, industry, dan kesehatan.
Baca Juga
Wajib Diketahui Investor Tiga Katalis Saham BRPT dan TPIA Berikut
Sejalan dengan penguatan IHSG sesi I, beberapa saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,74% menjadi Rp 3.630, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,54% menjadi Rp 2.030, PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,53% menjadi Rp 2.310, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) terbang 24,41% menjadi Rp 530.
Kenaikan pesat juga landa saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) sebanyak 27,27% menjadi Rp 238 dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 12,04% menjadi Rp 242. Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT PT Estee Gold Feet Tbk (EURO), PT Voksel Electric Tbk (VOKS), PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 75,31 poin (1,05%) menjadi 7.257. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 293,03 miliar didukung saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 152,82 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 104,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 50,35 miliar.
Baca Juga
Cimory (CMRY) Jelang Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis, Sahamnya masih Layak Dilirik?
Kenaikan kemarin didorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,16%, sektor teknologi 2,54%, sektor consumer primer 1,21%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor industry 0,71%, dan sektor material dasar 0,68%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan transportasi.
Saat IHSG melesat, tujuh saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) naik 34,88% menjadi Rp 232, PT Mulia Boga Raja Tbk (KEJU), PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,92% menjadi Rp 1.855, PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,84% menjadi Rp 1.910.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 24,27% menjadi Rp 256, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,56% menjadi Rp 426, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,89% menjadi Rp 21.250.
Grafik IHSG

