Penguatan IHSG Lima Hari Beruntun Bukan Karena Pelantikan Trump, Melainkan Berita Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil torehkan penguatan dalam lima hari beruntun. Kenaikan mencapai 2,75% menjadi 7.181,82 sampai penutupan perdagangan Selasa, (21/1/2025).
Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, kenaikan IHSG ini bukan semata-mata dipicu pelantikan Presiden AS Donald Trump. Dampak berita tersebut ke Indonesia tidak signifikan. Justru kebijakan Trump yang dinilai paling berpengaruh terhadap pasar.
Baca Juga
IHSG Lanjutkan Penguatan hingga Saham Bank BUMN Diburu, Efek Pelantikan Trump?
"Sejauh ini pelantikan Trump bukan sentimen positif, tetapi pasar sedang justru menunggu kebijakan-kebijakan Trump pada periode kedua ini. Jadi, pasar fokus terhadap kebijakan Trump yang bisa berimbas terhadap beberapa negara," kata Audi saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (21/1/2025).
Salah satu kebijakan Trump yang ditunggu adalah pengenaan tarif perdagangan. Sebagaimana diketahui sebelumnya Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif impor 25% bagi produk dari Kanada dan Meksiko mulai Februari. China juga kemungkinan dikenakan tarif serupa. "Balik lagi, kalau kita lihat kabinetnya, beberapa menterinya terlihat cukup keras dengan China," sambung dia.
Baca Juga
Meski Trump menaikkan tarif impor, dia mengatakan, berita positifnya adalah kenaikan tidak setinggi yang pernah disampaikan Donald Trump. "Menariknya adalah kalau kita ingat, Trump pernah bilang 100% pengenaan tarif untuk negara-negara yang join BRICS dan Indonesia sudah resmi masuk BRICS. Hal itu bisa menjadi sentimen positif pasar Asia dan ASEAN," tuturnya.
Terkait target indeks tahun ini, Audi menyebutkan, Kiwoom Sekuritas mematok 7.800. Target tersebut berdasarkan asumsi PDB Indonesia masih di atas 5%, lalu kebijakan pelonggaran (easing policy) bisa terjadi 50 - 75 basis point (bsp) di tahun ini dan nilai tukar Rupiah berada pada bawah level Rp 16.200.

