Daily Rate Terkunci, Lonjakan Harga Minyak Bikin Apexindo (APEX) 'Gigit Jari'
JAKARTA, investortrust.id – Lonjakan harga minyak global tampaknya tidak memberikan dampak signifikan terhadap pundi-pundi PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX).
Diketahui harga minyak mentah di pasar global terus menanjak sepanjang tahun 2023. Saat ini harga minyak nyaris menembus US$ 100 per barel.
Direktur PT Apexindo Pratama Duta Tbk, Mahar Atanta Sembiring, mengakui pihaknya tidak bisa menaikan daily rate (meski harga minyak meninggi). Pasalnya daily rate (nilai kontrak rig harian) perusahaan sudah ditentukan saat awal pertama kontrak berjalan.
Baca Juga
Investor Asing Net Buy Rp 389 Miliar, Lima Saham Ini Diborong
“Daily rate tidak terhubung dengan harga produk (migas), tetapi sudah ditentukan sejak berjalannya kontrak tersebut,” ucap Mahar saat paparan publik insidental yang dipantau secara virtual Selasa, (19/09/2023).
Informasi ini sekaligus menjadi klarifikasi terhadap para investor di pasar modal, agar lonjakan harga minyak mentah tidak diekspetasikan berlebih terhadap kinerja APEX.
Diketahui harga saham APEX mengalami peningkatan signifikan. Pada penutupan perdagangan Rabu (13/09/2023), saham APEX ditutup bertengger pada level Rp 294 atau naik 13,95% dari harga sebelumnya.
Sebelumnya, pada perdagangan tanggal 6 dan 7 September 2023, saham ini sempat melonjak masing-masing 22,58% dan 34,74%. Bila diakumulasi sejak 5 September hingga 13 September, APEX telah melesat 89,67%.
Baca Juga
Gerak anomali saham APEX memicu Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham ini di pasar regular maupun pasar tunai, sejak 14 September 2023. Terkait itu, BEI meminta Manajemen APEX menggelar paparan publik insidentil untuk menyampaikan keterbukaan informasi kepada public secara langsung.
Paparan publik insidentil dilaksanakan APEX hari ini, Selasa (19/09/2023). Dalam paparannya Manajemen APEX berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik sebagai bagian dari program berkelanjutan ESG (Environment, Social and Governance).
Lebih lanjut disampaikan, APEX mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam kinerja operasional sebagai sebuah panduan menuju masa depan berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan PT Apexindo Pratama Duta Tbk, Frieda Salvantina, menyatakan, pihaknya telah mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Banten atas upaya pelestarian lingkungan hidup.
“Di bidang lingkungan hidup kita memiliki program berkelanjutan yaitu penanaman dan pemeliharaan Pohon Bakau di Teluk Banten,” imbuh Frieda.
Selain itu, kata dia, APEX juga memiliki program berkelanjutan di bidang pendidikan yakni, pembangunan infrastruktur dan sarana belajar di Kalimantan Timur. (CR-3)

