Investor Saham Syariah Terhitung Rendah, BEI Targetkan Tembus 1 Juta
JAKARTA, investortrust.id – Jumlah investor saham syariah sampai dengan Desember 2023 baru sekitar 136 ribu. Meski meningkat 211% dari angka 44.536 per 2016, jumlah tersebut dinilai masih sangat rendah.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengungkapan, angka tersebut terpaut dibandingkan dengan investor saham konvensional. “Jumlah investor saham 136 ribu, atau 2,6% dari total investor saham sebesar 5 juta orang,” ujar Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana dalam acara Peluncuran Investasi Serba Syariah, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Sehubungan dengan itu, ia menjelaskan bahwa alasannya adalah masih rendahnya literasi keuangan syariah Indonesia dibandingkan literasi keuangan konvensional. Survei Nasional Literasi dan Inklusi 2022 menunjukkan literasi keuangan syariah sebesar 9,14%, dibandingkan literasi keuangan konvensional yang sebesar 49,6%.
Kendati demikian, Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, pasar modal syariah Indonesia tetap menarik dan berpeluang besar untuk tumbuh. Pasar modal syariah Indonesia juga menjadi pasar modal syariah pertama yang menggunakan Sistem Online Trading Syariah atau SOTS di ASEAN.
Baca Juga
Mandiri Sekuritas Optimistis Dana IPO Saham Tahun Ini Meningkat
Selama lima tahun terakhir, jumlah saham syariah mengalami peningkatan sebesar 50%. Tepatnya bertambah dari 399 saham syariah menjadi 623 saham syariah pada tahun ini.
“Jumlah saham syariah ini merupakan 69% dari total saham tercatat yang berjumlah 903 perusahaan. Sedangkan kapitalisasi pasar saham syariah mencapai angka 2,7% dengan nilai rata-rata sebesar 55% dari rata-rata transaksi harian,” ungkap, Iman Rachman.
BEI berharap, pada akhir tahun 2024, investor saham syariah dapat meningkat hingga 1 juta orang. “Kami harapkan mudah-mudahan target jumlah investor syariah di atas 1 juta investor. Maka dari itu BEI menyambut baik kerjasama untuk mengembangkan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan. Semoga kedepannya masih banyak inovasi yang dilakukan bersama,” paparnya.
Baca Juga
Gandeng BSI, Mandiri Sekuritas Layani Pembukaan Online Rekening Efek Syariah

