IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi, Tiga Saham Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi lanjutkan pelemahan terbatas dengan rentang pergerakan 7.000– 7.140.
Pergerakan indeks akan dipengaruhi sejumlah sentimen berikut. Pertama, risalah pertemuan The Fed pada December 2024 yang mengambil sikap baru terhadap potensi pemangkasan tingkat suku bunga, dimana mereka memutuskan akan bergerak dengan lebih lambat pada beberapa bulan mendatang.
Baca Juga
Fed Soroti Risiko Inflasi, Yield USTreasury 10-Tahun Sempat Tembus 4,7%
“Hal ini tentu saja mengundang perhatian bagi banyak pihak, karena sudah cukup lama perekonomian Amerika menginginkan inflasi yang rendah,” urai Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Kamis (9/1/2025).
Sedangkan faktor yang menyebabkan The Fed bergerak lebih lambat adalah potensi penurunan inflasi. Selain itu data pengeluaran, prospek ketenagakerjaan hingga aktivitas ekonomi.
Di samping itu, The Fed juga sudah menyiapkan asumsi pengganti, apabila ada kebijakan Trump yang diluar dari proyeksi. Para pejabat juga menilai bahwa pasar tenaga kerja di Amereka akan tetap solid, namun perhatian terhadap data ketenagakerjaan akan meningkat karena variable tersebut akan diawasi secara ketat.
“Mayoritas pejabat mengatakan bahwa penilaian mereka terhadap keputusan yang sudah dibuat sudah sangat baik dan seimbang. Alhasil, dari sanalah kita sudah mendapatkan gambaran bahwa pemangkasan tingkat suku bunga tahun 2025, secara median akan terjadi dua kali pada 2025 mendatang,” jelasnya.
Baca Juga
Risalah FOMC: Pejabat The Fed Khawatir Dampak Inflasi dari Kebijakan Trump
Dari dalam negeri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Apple sedang menjalin pembicaraan mengenai rencana investasi di Indonesia, dengan proposal resmi dari Apple telah diterima pada 6 Januari. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pihaknya tidak menetapkan batas waktu tertentu untuk mencapai kesepakatan, melainkan memprioritaskan isi dan substansi negosiasi.
Menteri Perindustrian juga menyoroti dukungan masyarakat Indonesia terhadap upaya pemerintah untuk mendorong Apple menciptakan lapangan kerja melalui pembangunan fasilitas produksi. Pilarmas menilai, hal ini langkah yang baik dan bila menguntungkan kedua belah pihak, tentu akan berdampak pada meningkatnya daya saing manufaktur Indonesia dibanding negara lainnya, terutama di Kawasan ASEAN.
“Apalagi saat ini memang kita membutuhkan pendanaan kepada sektor rill, karena meskipun investasi ini memberikan imbal hasil jangka panjang, namun sangat baik bagi fundamental Indonesia kedepannya,” paparnya. Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Support : Rp 1.045
Resistance : Rp 1.210
Target harga : Rp 1.200
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
Support : Rp 16.800
Resistance : Rp 18.475
Target harga : Rp 18.450
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Support : Rp 2.850
Resistance : Rp 2.940
Target harga : Rp 2.930

