Waspadai Bearish IHSG Jumat (20/12/2024) Berlanjut, Sebaliknya Dua Saham Ini bisa Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/12/2024), berpotensi lanjutkan bearish menuju tren support selanjutnya 6.745. Sedangkan pergerakan IHSG diprediksi dalam rentang 6.745-7.110.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta hari ini menyebutkan bahwa indesk kembali menembus level support 7.041 hingga berakhir di level 6.977 pada penutupan kemarin. Koreksi membuka peluang bearish tersebut berlanjut menuju 6.745. Sedangkan resisten sementara 7.110.
Baca Juga
Emas Terempas Gara-Gara Sinyal The Fed, Bagaimana Prospeknya 2025?
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi fluktuasi bursa saham Wall Street, seperti Dow Jones naik tipis 0,036%. Sebaliknya S&P500 dan Nasdaq ditutup melemah tipis masing-masing 0,087% dan 0,10%. Begitu juga dengan bursa Eropa ditutup dalam kemarin, seperti DAX, FTSE100, dan CAC40.
Meski indeks diproyeksikan lanjutkan bearish, pemodal dapat mencermati sejumlah saham dengan rekomendasi beli, yaitu saham PGAS dengan target harga Rp 1.665-1.755 dan SSIA dengan target harga Rp 1.180-1.255. Sebaliknya saham ARTO dan BRMS direkomendasikan jual.
IHSG BEI kemarin ditutup anjlok sebanyak 130,64 poin (1,84%) menjadi 6.977,24. Level tersebut menjadi penutupan terendah IHSG terhitung sejak 28 Juni 2024. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 943,95 miliar.
Baca Juga
Investortrust BUMN Awards 2024: Penegasan Pentingnya Kinerja Positif Perusahaan Pelat Merah
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi jumbo seluruh sektor saham bersamaan dengan penurunan mayoritas bursa saham dunia. Koreksi terbesar melanda saham sektor material dasar 3,62%, sektor consumer primer 2,41%, sektor kesehatan 2,63%, sektor energi 2,49%,sektor teknologi 1,88%, dan sektor keuangan 1,84%.
Meski IHSG ditutup melorot, sejumlah saham berikut masih torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), PT Pembangunan Graha Lesatari Indah Tbk (PGLI) naik 33,77% menjadi Rp 202, PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 34,077% menjadi Rp 244, dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) melesat 24,84% menjadi Rp 955.
Grafik IHSG

