IHSG Amblas 100 Poin, Sebaliknya 4 Saham Ini justru ARA
JAKARTA, investortrust.id– Koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/12/2024), ditutup anjlok sebanyak 100,9 poin (1,39%) menjadi 7.157,73. Pergerakan indeks dalam rentang 7.132-7.263 dengan nilai transaksi Rp 9,64 triliun.
Koreksi ini merupakan hari keempat secara beruntun dengan pelemahan sudah mencapai 3,2%. Pelemahan tersebut didorong berlanjutnya koreksi saham bank besar BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan indeks ini sejalan dengan koreksi sebagian besar bursa saham Asia.
Baca Juga
RUPSLB Bank Jago (ARTO) Sahkan Pengunduran Diri Peterjan van Nieuwenhuizen, Berikut Profilnya
Sedangkan sektor saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham sektor industri 2,32%, sektor material dasar 1,87%, sektor consumer non primer 1,1,51%, sektor keuangan 1,56%, sektor teknologi 1,39%, dan sektor property 1,10%.
Meski IHSG terjerembab, empat saham berikut torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Multi Media Internasional Tbk (MMIX) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik sebanyak 24,50% menjadi Rp 376, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,53% menjadi Rp 2.310.
Penguatan pesat lainnya melanda saham PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) naik 18,44% menjadi Rp 835 dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) menguat 17,46% menjadi Rp 296.
Baca Juga
Dorong Penguatan Likuiditas, OJK Perluas Cakupan Liquidity Coverage Ratio
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Tira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM).
Kemarin, IHSG kembali ditutup anjlok sebanyak 66,16 poin (0,90%) menjadi 7.258,63. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 621,65 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 348,45 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 163,21 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 128,99 miliar.
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor property 2,95%, sektor teknologi 2,30%, sektor material dasar 1,60%, sektor energi 1,15%, sektor consumer primer 1,53%, dan sektor infrastruktur 1,26%.
Di tengah pelemahan indeks, empat saham justru torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Golde Flower Tbk (POLU) naik 24,92% menjadi Rp 1.885, PT Perdana Bangun pusaka Tbk (KONI) naik 24,74% menjadi Rp 1.815, PT Tira Austenite Tbk (TIRA) menguat 24,74% menjadi Rp 474, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,47% menjadi Rp 590.
Grafik IHSG

