Laba WIKA Beton (WTON) Anjlok 79% Jadi Rp 34,12 Miliar, Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 34,12 miliar sepanjang tahun 2023.
Perolehan laba anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tersebut, mencerminkan penurunan dalam sebesar 79,01% secara year on year (yoy). Pada periode yang sama tahun 2022, realisasi laba bersih WTON tercatat Rp 162,91 miliar.
Mengutip dari laporan keuangan WTON yang disampaikan pada Sabtu (29/3/2024), tercantum penurunan laba bersih disebabkan anjloknya pendapatan usaha Perseroan sebesar -33,33% yoy menjadi Rp 4,20 triliun pada tahun buku 2023, dibanding Rp 6 triliun pada tahun buku 2022.
Baca Juga
Tumbuh 23,4%, Emiten Pengendali Hama (HYGN) Cetak Rekor Laba Tertinggi 2023
Seiring penurunan pendapatan, jumlah beban pokok pendapatan menjadi Rp 3,88 triliun tahun 2023 dibanding Rp 5,48 triliun pada tahun buku 2022. Alhasil WTON membukukan laba kotor sebesar Rp 322 miliar, turun -37,71% yoy dari sebesar Rp 517,15 miliar pada tahun buku 2022.
Sedangkan posisi EBITDA atau laba sebelum pajang tercatat Rp 42,83 miliar di tahun 2023, turun dari Rp 249,50 miliar pada tahun buku 2022.
Penurunan laba bersih menyeret jumlah laba per saham dasar Perseroan menjadi Rp 3,92 per saham dari Rp 18,69 per saham di tahun 2022.
Baca Juga
Hingga Agustus WTON Pasok Beton Precast untuk IKN Senilai Rp196 Miliar
Dari sisi neraca, total aset mengalami penurunan dalam menjadi Rp 7,63 triliun dibanding Rp 9,44 triliun per 31 Desember 2022. Sedangkan jumlah liabilitas tercatat turun menjadi Rp 4 triliun per 31 Desember 2023 dari Rp 5,80 triliun pada periode yang sama tahun 2022.
Adapun jumlah ekuitas relatif flat di angka Rp 3,62 triliun pada tahun 2023, dari Rp 3,63 triliun per 31 Desember 2022.

