Saham Sejahteraraya (SRAJ) Melesat 111%, Manajemen Ungkap Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) tercatat sebagai satu dari beberap saham dengan penguatan paling pesat terhitung sejak awal tahun hingga Kamis (1/2/2024).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham SRAJ telah melesat dari level penutupan akhir 2023 Rp 300 menjadi Rp 635 pada penutupan perdagangan saham sesi I di BEI hari ini atau melesat 111,66%. Sedangkan kenaikan dari level terendahnya Rp 254 pada 15 Januari 2024 telah mencapai 150%.
Baca Juga
Sejahteraraya (SRAJ) Tambah Modal 6 Anak Usaha dan Bentuk 2 Perusahaan Baru, Ada Apa?
Terkait lompatan harga saham emiten rumah sakit grup Mayapada ini, manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya di BEI kemarin menyebutkan bahwa perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi yang dapat berakibat terhadap pencatatan saham perseroan.
Manajemen juga menyebutkan bahwa pemegang saham utama SRAJ tidak memiliki rencana terkait kepemilikan sahamnya. “Kami berpendapat bahwa peningkatan aktivitas dan frekuensi saham SRAJ merupakan dampak membaiknya kinerja perseroan yang diapresiasi positif oleh pasar,” tulis manajemen.
Perseroan sebelumnya telah menambah setoran modal enam anak usahanya secara bersamaan. Aksi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan penguatan struktur permodalan.
Baca Juga
Investor Ini Lepas Ratusan Juta Saham Sejahteraraya (SRAJ), Ada Apa?
Manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya Kamis (4/1/2024) menyebutkan, kelima anak usaha yang mendapatkan setoran modal terdiri atas penambahan modal senilai Rp 530,06 miliar pada PT Sejahtera Inti Sentosa. Penambahan modal tersebut telah dituntaskan pada 3 Januari.
SRAJ juga menambah modal anak usahanya PT Nusa Sejahtera Kharisma mencapai Rp 24,62 miliar. Aksi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan serta penguatan struktur permodalan perusahaan tersebut.
SRAJ juga menambah modal anak usaha PT Fajar Kharisma Nusantara mencapai Rp 32,37 miliar. Aksi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan serta penguatan struktur permodalan anak usaha tersebut.
Perseroan juga menambah modal anak usaha PT Karya Kharisma Sentosa mencapai Rp 22,21 miliar. SRAJ juga menambah modal anak usaha PT Anugrah Inti Karya senilai Rp 26,04 miliar. Terakhir penambahan modal anak usaha PT Mayapada Surabaya Pratama senilai Rp 1,41 miliar.
Selain penambahan setoran modal, SRAJ membentuk dua anak usaha PT Anugrahsukses Utama Sejahtera dan PT Anugrah Inti Bahagia. Anak usaha ini dibentuk guna mendukung kegiatan utama perseroan untuk pengembangan rumah sakit baru.

