Siap-siap! Suspensi Saham Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Dibuka Kembali
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mulai sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/5/2024).
“Suspensi atas perdagangan saham SRAJ di pasar regular dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I pada 28 Mei 2024,” ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Ari A melalui keterangan resminya, Senin (27/5/2024).
Baca Juga
Mayapada Hospital (SRAJ) Tawarkan Layanan Bedah Estetik Berstandar Internasional
Perdagangan saham pengelola rumah sakit Mayapada ini sebelumnya dihentikan sementara sejak 20 Maret 2024. Penghentian dipicu atas lompatan harga saham yang dikendalikan keluarga Dato Sri Tahir ini.
Berdasarkan data BEI, saham SRAJ telah menguat dari level pembukaan kembali sahamnya pada 5 Maret Rp 910 menjadi Rp 1.715 pada penutupan perdagangan 19 Mei 2024. Sedangkan year to date, saham SRAJ telah melambung dari Rp 300 menjadi Rp 1.715 atau naik 471,66%.
Manajemen SRAJ dalam penjelasan resmi sebelumnya menyebutkan bahwa SRAJ membidik pertumbuhan pendapatan lebih dari 30% tahun ini. “Proyeksi tersebut memperhatikan potensi pasar di Indonesia yang terus berkembang, sehingga akan meningkatkan bed occupancy ratio disamping didukung oleh berbagai inisiatif yang telah dilakukan manajemen,” tulis manajemen SRAJ.
Baca Juga
Terbang 471,66%, Saham Emiten Grup Mayapada (SRAJ) Ini Disuspensi Ketiga Kali
Sejumlah inisiatif yang dilakukan, tulis manajemen, berupa renovasi Mayapada Hospital Tangerang dan Mayapada Hospital Bogor rampung tahun 2023 dan akan beroperasi penuh pada tahun 2024. Perseroan bekerja dengan Smart Fertility Clinic dan Monash IVF untuk mengadakan layanan IVF di Mayapada Hospital Bogor.
Beberapa ekspansi juga dilakukan melalui Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang akan mendukung pertumbuhan center of excellence (CoE) Pediatric Center. Perseroan juga akan bekerja sama dengan NUH Singapore dan Apollo Hospital India untuk terus meningkatkan performa dan layanan tenaga medis Mayapada Hospital.
Keluarga Tahir melalui PT Surya Cipta Inti juga mengendalikan 59,99% saham SRAJ. Selain itu Dato Sri Tahir dan Jonathan Tahir memiliki saham secara langsung di SRAJ.
Grafik Saham SRAJ

