IHSG Sesi I Dilanda Profit Taking, Sejumlah Saham Ini Ditutup Melemah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (10/12/2024), ditutup melemah sebanyak 17,95 poin (0,24%) menjadi 7.419. Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan bursa saham Asia yang mayoritas naik.
Pelemahan indeks tersebut terseret koreksi saham sektor property 1,04%, sektor keuangan 0,44%, sektor kesehatan 0,40%, sektor teknologi 0,48%, dan sektor industry 0,84%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar 0,97%, sektor energi 0,59%, sektor consumer primer 0,04%, dan sektor consumer primer 0,05%.
Baca Juga
Saham Bank Menarik dan Direkomendasikan Beli untuk Jangka Panjang, Sejumlah Faktor Ini Pendorongnya
Walaupun IHSG melemah, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga, seperti saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) sebanyak 32,69% menjadi Rp 69, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 23,84% menjadi Rp 187, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 22,67% menjadi Rp 920, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 20% menjadi Rp 10.800, dan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) naik 18,46% menjadi Rp 308.
Pelemahan paling dalam melanda saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Natura City Developments Tbk (CITY), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART), dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 54,95 poin (0,74%) menjadi 7.437,73. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 296,35 miliar melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 210,12 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 183,82 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 169,28 miliar.
Baca Juga
Raih Kontrak Besar dan Pertumbuhan Kinerja, Saham Pelayaran Tamarin (TAMU) bisa Menuju Level Ini
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,12%, sektor keuangan 1,04%, sektor teknologi 1,18%, sektor transportasi 1,34%, sektor industry 0,97%, dan sektor consumer primer 0,76%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan pelemahan adalah sektor teknologi 0,66%.
Di tengah penguatan tersebut, empat saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 25% menjadi Rp 6.975, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 25% menjadi Rp 750, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,49% menjadi Rp 366, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 19,75% menjadi Rp 9.550.
Grafik IHSG
