To The Moon! Euforia Aset Kripto akan Berlanjut hingga Kapan?
JAKARTA, investortrust.id – Euforia aset kripto kembali menggelegar usai Bitcoin (BTC) masuki level tertinggi sepanjang sejarah US$ 100.000 atau Rp 1,6 miliar per koin. Dalam beberapa bulan terakhir, pasar kripto mengalami euforia yang signifikan. Harga aset-aset kripto utama seperti Bitcoin, Ethereum, XRP dan beberapa koin lainnya menunjukkan kenaikan yang tajam, didorong oleh adopsi institusional yang meningkat, inovasi teknologi, dan antusiasme investor ritel.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia dan Asosiasi Blockchain Indonesia (Aspakrindo-ABI) Robby Bun mengatakan, berdasarkan historikal yang ada, euforia akan terus berlanjut hingga pertengahan 2025.
“Setelah itu bagi kami, para pelaku yang sudah sekian lama memandang kripto ini akan mulai memasuki masa winter. Jadi yah teman-teman euforia saat ini seperti di tahun 2021 mau beli apapun ada peluang untung. Pada saat itu, token yang tidak punya use case dan lainnya pun bisa untung pada saat itu. Harapannya di 2024-2025, euforianya sama saat pada di 2021. Namun investor juga harus hati-hati,” katanya dalam wawancara Podcast bersama investortrust.id di Kantor Investortrust, The Convergence Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Setelah sempat melemah cukup dalam, harga Bitcoin (BTC) secara mengejutkan memecahkan rekor tertinggi barunya alias all time high (ATH) di atas US$ 100.000 atau setara Rp 1,6 miliar per koin. Menilik Coinmarketcap, Kamis (5/12/2024) pukul 10.55 WIB, koin kripto terbesar di dunia ini secara market cap terpantau mencapai ATH ke posisi US$ 103.282 setara Rp 1,64 miliar per koin usai naik sekitar 8% dalam sehari.
Jika euforia ini bertahan hingga pertengahan tahun, pasar kemungkinan akan menghadapi tantangan besar pada paruh kedua. Dengan demikian, investor disarankan untuk berhati-hati, memastikan portofolio mereka seimbang, dan tidak terjebak dalam hype yang berlebihan.
Sedangkan, musim dingin (winter) kripto mengacu pada periode stagnasi atau penurunan harga aset digital dalam waktu yang lama, sering kali disertai dengan penurunan minat investor dan aktivitas pengembang di ekosistem.
Baca Juga
Secara kronologi, dari tahun 2016 dan siklus 4 tahunnya, imbal hasil (return) paling tinggi jatuh kepada Bitcoin, kemudian obligasi swasta, saham AS, obligasi pemerintah, emas, lalu saham.
“Jadi bagi teman-teman, yang selalu kita sampaikan adalah bagi yang pertama kali akan pasti terkejut, empat tahun, begitu harga tinggi dan akan ada turunnya, dari harga 2021 cukup tinggi di 2022 terjun bebas, itu memang karakteristik aset kripto. Winter is coming, tapi biasanya orang berinvestasi kan buy low sell high, jangan terbalik,” ujar Robby.
Nilai transaksi kripto di Indonesia sempat mencapai nilai yang mencengangkan pada 2021. Pada masa pandemi Covid-19, nilai transaksi kripto mencapai Rp 859,4 triliun.
Robby mengatakan besarnya nilai transaksi kripto pada tahun tersebut terjadi karena melejitnya harga Bitcoin hingga Rp 900 juta per koin.
“Ini terjadi lonjakan harga Bitcoin saat itu, ke hampir Rp 900 juta, all time high-nya,” ucapnya.
Robby mengatakan, angka ini mengalami koreksi pada 2022. Pada tahun tersebut, nilai transaksi kripto melorot hingga Rp 306,4 triliun karena munculnya PMK Nomor 68 Tahun 2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto.
“Nah begitu penerapan pajak ini, di tahun 2022 industri mulai khawatir terkait pajak dan lain-lain akhirnya transaksinya turun cukup drastis,” ucap dia.
Baca Juga
Penurunan transaksi tahunan juga terlihat pada 2023 yang mencapai Rp 149,3 triliun dalam setahun. Robby menyebut kondisi ini karena banyak pelanggan investor kripto yang berpindah ke platform luar negeri. “Karena biaya cukup tinggi (di dalam negeri)” ujar dia.
Meski begitu, rebound transaksi kripto di Indonesia mulai muncul pada 2024. Data investortrust.id menunjukkan, hingga Oktober 2024 transaksi kripto mencapai Rp 475,13 triliun. Robby berharap terjadi kenaikan transaksi kripto pada 2025, apalagi gaung investasi kripto sudah makin terbuka lebar dan legal.

