Hingga Kuartal III-2024, Bumi Resources (BUMI) Cetak Kenaikan Laba 99,25%
JAKARTA, investortrust.id – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan lonjakan lonjakan laba periode berjalan sebanyak 99,25% menjadi US$ 136,41 juta sampai kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 68,46 juta.
Lompatan kinerja keuangan tersebut terdorong atas penurunan beban pokok pendapatan bersamaan dengan penurunan beban keuangan. Kenaikan tersebut berimbas terhadap pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari US$ 58,26 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 122,86 juta.
Baca Juga
Ini Langkah Strategis Bumi Resources (BUMI) Terapkan Prinsip ESG
Manajemen BUMI dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/12/2024), menyebutkan pendapatan perseroan turun dari US$ 1,17 miliar menjadi US$ 926,88 juta hingga September 2024. Sedangkan beban pokok pendapatan turun lebih besar dari US$ 1,09 miliar menjadi US$ 833,27 juta. Alhasil laba bruto naik dari US$ 78,92 juta menjadi US$ 93,60 juta.
BUMI juga berhasil mencatatkan peningkatan laba usaha dari US$ 16,92 juta menjadi US$ 25,42 juta hingga September 2024. Laba sebelum pajak penghasilan juga meningkat dari US$ 77,32 juta menjadi US$ 88,22 juta terdorong penurunan beban bunga dan keuangan dari US$ 17,98 juta menjadi US$ 12,59 juta.
Baru-baru ini, entitas bisnis Bumi Resources (BUMI), yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia, memborong sebanyak 15 penghargaan Indonesia CSR Award (ICA) dan Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2024.
Baca Juga
Kinerja Keuangan Bumi Minerals (BRMS) Melesat hingga Kuartal III, Dua Faktor Ini Penopangnya
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata KPC dan Arutmin telah melakukan program CSR terbaik dan berkelanjutan berdasarkan standar yang berlaku,” ujar Direktur Bumi Resources Dileep Srivastava dalam keterangan resmi yang dikutip pada Senin (2/12/2024).
ICA dan ISDA 2024 diadakan oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD), bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Grafik Saham BUMI

