IHSG Dibuka Anjlok, Sebaliknya Dua Saham yang Lepas dari Pemantauan Khusus Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/11/2024), dibuka melemah sebanyak 30 poin (0,39%) menjadi 7.171. Pelemahan dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham.
Penurunan paling dalam melanda saham sektor energi, sektor material dasar, sektor industry, dan sektor consumer primer. Sebaliknya sektor consumer non primer berhasil menguat.
Baca Juga
IHSG Jumat (29/11/2024) Diprediksi Lanjutkan Koreksi, 4 Saham Ini Layak Direkomendasikan Beli
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham torehkan lompatan harga, seperti saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) naik 21,36% menjadi Rp 124, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 19,02% menjadi Rp 388, dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 21,15% menjadi Rp 63.
Sebaliknya penurunan terbesar melanda saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK).
IHSG kemarin ditutup terkoreksi sebanyak 45,73 poin (0,63%) menjadi 7.200,16. Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 840,39 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 429,88 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSS) Rp 204,20 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 137,73 miliar.
Baca Juga
Kementerian ATR Kaji Penerbitan Rekomendasi KKPR Guna Muluskan PSN PIK2 (PANI)
Pelemahan IHSG kemarin terpengaruh koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi terjun 2,81%, sektor infrastruktur jtuh 1%, sektor transportasi turun 0,51%, sektor teknologi turun 1,14%. Penurunan juga melanda saham sektor material dasar 1,13%, sektor infrastruktur 0,86%, sektor transportasi 0,58%, sektor teknologi 0,38%, dan sektor property 0,17%. Sebaliknya kenaikan pesat melanda saham sektor kesehatan 2,2% dan disusul saham sektor consumer primer 0,31%.
Meski IHSG terkoreksi, sejumlah saham ini catatkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Sekar Laut Tbk (SKLT) naik 34,83% menjadi Rp 240 dan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) naik 34,69% menjadi Rp 132. ARA juga melanda saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 25% menjadi Rp 360, PT Jakarta International Hotesl & Development Tbk (JIHD) naik 24,61% menjadi Rp 2.380, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menguat 24,43% menjadi Rp 326, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 19,75% menjadi Rp 9.550.

