Trinugaraha Lepas 18,74% Saham ESSA, Garibaldi Tohir Bersama Pengendali Lainnya Serap
JAKARTA, investortrust.id – PT Trinugraha melepas sebanyak 18,74% saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Secara bersamaan tiga pemegang saham lainnya meningkatkan kepemlikan saham.
Ketiga pemegang saham lainnya yang membeli saham yang dilepas Trunugraha tersebut adalah Garibaldi Thohir atau Boy Thohir membeli sebanyak 8,59% saham ESSA, sehingga kepemilikannya bertambah dari 5,55% menjadi 14,14% saham ESSA.
Baca Juga
Begitu juga dengan Theodore Permadi menambah kepemilikan saham di ESSA dengan membeli sebanyak 3,12%, sehingga total sahamnya bertambah dari 3,9% menjadi 7,02%. Sisanya dibuke Akraya International dengan penambahan 7,03% saham dari 0,47% menjadi 7,5% saham.
Sebelumnya, ESSA mengumumkan penurunan pendapatan sebanyak 53% (yoy) menjadi US$ 345 juta pada akhir 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 731,49 juta. Penurunan dipicu atas koreksi harga komoditas ammonia.
Penurunan tersebut menjadikan EBITDA perseroan turun 65% menjadi US$ 123,3 juta pada 2023. Sedangkan laba bersih anjlok 73% (yoy) menjadi US$ 38,9 juta tahun lalu.
Baca Juga
Akibat Harga Amonia Anjlok, Laba Bersih ESSA Merosot 73% di 2023
Manajemen ESSA menjelaskan, penyebab utama penurunan pendapatan adalah harga komoditas yang lebih rendah dan pemberhentian operasional (shutdown) pabrik amonia dalam rangka pemeliharaan terjadwal pada kuartal I-2023.
“ESSA terus berkomitmen mencapai keunggulan operasional dan cost discipline,” ujar Corporate Secretary ESSA Shinta D. U. Siringoringo, Senin (5/2/2024).
Tahun lalu, realisasi harga amonia ESSA turun 54% (yoy) menjadi rata-rata US$ 412 per metrik ton (MT). Penurunan harga amonia dimulai pada awal 2023 dan mencapai level terendah pada pertengahan tahun lalu, kemudian menunjukkan tren peningkatan pada kuartal IV-2023.

