Paperocks (PPRI) Bidik Pertumbuhan Penjualan 40% di 2025
JAKARTA, investortrust.id – Emiten produsen kemasan kertas food grade PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) optimistis kenaikan penjualan 40% tahun 2025. Begitu juga dengan pendapatan kuartal IV 2024 diprediksi lanjutkan pertumbuhan.
“Dengan penjualan hingga kuartal III-2024 sebesar Rp 106,46 miliar, perseroan optimis pertumbuhan pendapatan akan berlanj hingga kuartal-IV 2024 dengan target bisa menembus Rp 144 miliar sampai akhir tahun ini,” ujar Direktur Keuangan PPRI Dillon Sutandar dalam keterangannya, Jumat (15/11/2024).
PPRI memperkirakan, pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia akan berdampak positif terhadap penjualan produk perseroan. Apalagi struktur Produk Domestik Bruto (PDB) industri non-migas didominasi oleh industri makanan dan minuman berkontribusi sebanyak 6,47% dari total PDB Nasional.
Baca Juga
Bangun Dua Gudang Baru, Paperocks (PPRI) Siapkan Capex Rp 15 Miliar Tahun 2024
Sejalan dengan hal tersebut, laju pertumbuhan industri pengemasan makanan (food packaging industry) ditaksir mencapai 6% atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan 5% pada 2024.
Meski demikian, dia mengatakan, tantangan industri kemasan tetap saja ada, seperti bagaimana berinovasi dalam menciptakan kemasan yang bisa didaur ulang, mudah terurai, atau menggunakan bahan baku terbarukan. Hal ini menjadi focus utama perseroan.
Seiring perkembangan e-commerce dan peningkatan jumlah startup di bidang produk konsumen cepat saji atau fast moving consumer goods (FMCG), dia mengungkap, industri kemasan Indonesia diprediksi terus berkembang.
Baca Juga
“Konsumen modern menginginkan kenyamanan dan kecepatan, dan kemasan berperan penting dalam memenuhi ekspektasi ini,” pungkasnya.
Sebagai catatan, Paperocks Indonesia (PPRI) berhasil memperoleh laba tahun berjalan sebesar Rp 2,9 miliar atau naik sebesar 120,55% dari periode sama di tahun lalu yaitu Rp1,32 miliar.
Capaian tersebut juga didorong pertumbuhan pendapatan sebesar Rp106,46 miliar di kuartal III-2024, naik 41,17% dibanding periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp75,41 miliar.
Grafik Saham PPRI

