Jelang Publikasi Kinerja Dagang Tiongkok, Pasar Asia Bergairah
JAKARTA, investortrust.id - Pasar saham seluruh Asia-Pasifik sebagian besar mengalami kenaikan. Kenaikan terjadi karena para investor fokus mengantisipasi publikasi data perdagangan China selama bulan Juli 2023.
Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan ekspor yang lebih tajam pada bulan Juli, dengan perkiraan turun sebesar 12,5% dibandingkan tahun sebelumnya, dibandingkan dengan angka penurunan 12,4% pada bulan Juni.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada pada posisi 19.412. Angka ini menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di 19.537,92.
Sementara itu indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,33%, dan Indeks Topix naik 0,25% karena pengeluaran rumah tangga negara ini tetap berada dalam wilayah negatif selama empat bulan berturut-turut.
Pengeluaran rumah tangga secara keseluruhan turun 4,2% secara tahunan pada bulan Juni, dibandingkan dengan penurunan sebesar 4% pada bulan Mei.
.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik 0,29%, sementara Indeks Kospi Korea Selatan dibuka naik 0,46%. Namun, Indeks Kosdaq mengalami penurunan sebesar 0,44%.
Tren pergerakan pasar Asia tidak terlepas dari indikasi positif Wall Street. Di pasa Amerika Serikat, ketiga indeks utama mengalami kenaikan saat investor terus mencerna hasil laporan pendapatan yang lebih baik dari yang diharapkan.
Sekitar 85% saham S&P 500 telah melaporkan hasil kuartal, dan hampir 80% di antaranya berhasil mengalahkan ekspektasi Wall Street, menurut FactSet.
Indeks Dow 30 saham naik hampir 1,2%, untuk hari terbaiknya sejak 15 Juni. Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite ditambahkan sebesar 0,6%, dan S&P 500 ditutup lebih tinggi sebesar 0,9%. Baik Nasdaq maupun S&P 500 berhasil mengakhiri empat sesi penurunan berturut-turut.

