TBS Energi (TOBA) Raih Persetujuan Divestasi Dua Aset PLTU Senilai US$ 144,8 Juta
JAKARTA, investortrust.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk mendivestasi dua aset Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) senilai US$ 144,8 juta.
Perseroan akan melepas seluruh saham mencapai 80% saham PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) dan sebanyak 90% saham PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP). Kedua perusahaan tersebut memiliki kapasitas dengan total kapasitas 200MW dan dijual kepada dilego kepada PT Kalibiru Sulawesi Abadi.
Baca Juga
TBS Energi (TOBA) Afiliasi Luhut Pandjaitan Akuisisi SembEnviro Singapura Rp 4,78 Triliun
Persetujuan divestasi tersebut sesuai keputasan Rapat Umum Pemegang Saham Independen dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar di Jakarta, Kamis (14/11/2024.
“RUPS perseroan telah menyetujui penjualan saham dua PLTU dan kita memang sedang menunggu final approval dari PLN untuk bisa menyelesaikan transaksi ini,” tutur Direktur PT TBS Energi Utama Tbk Juli Oktarina dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/11/2024).
Penjualan saham ini diharapkan berdampak positif terhadap arus kas perseroan. TOBA akan menerima hasil penjualan dalam bentuk kas yang lebih tinggi, dibandingkan dengan total modal yang ditanamkan untuk pembangunan kedua PLTU tersebut senilai US$ 87,4 juta.
Dana yang diperoleh tersebut akan diinvestasikan oleh Perseroan untuk melanjutkan fokus kepada sektor yang lebih ramah lingkungan seperti energi terbarukan, kendaraan listrik (EV), dan pengelolaan limbah.
Baca Juga
TBS Energi (TOBA) Cetak Lompatan Laba Atribusi 365%, Meski Pendapatan Turun, Kok Bisa?
Lebih lanjut, manajemen TOBA mengungkapkan, transaksi ini akan mengurangi emisi karbon perseroan lebih dari 80% atau sekitar 1,3 juta ton setara CO2 (tCO2e) per tahun dari total emisi karbon Perseroan sebesar 1,6 juta ton CO2 per tahun. Langkah ini memperkuat komitmen Perseroan terhadap target iklim global, sekaligus menegaskan dedikasi dalam mendorong tanggung jawab lingkungan jangka panjang.
“Transaksi ini sejalan dengan komitmen Perseroan dalam mencapai target netralitas karbon pada tahun 2030 melalui inisiatif TBS 2030,” tutup SVP Corporate Strategy dan Investor Relations TBS Energi Nafi Achmad Sentausa.
Grafik Saham TOBA

