IHSG Dibuka Rebound, Sejumlah Saham Naik Pesat Dipimpin BREN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/11/2024), dibuka melesat 20,1 poin (0,28%) menjadi 7.263. Penguatan tersebut didukung kenaikan mayoritas sektor saham.
Sektor saham dengan penguatan pesat, yaitu sektor industry, sektor material dasar, sektor property, sektor infrastruktur, sektor keuangan, sektor consumer primer, dan sektor kesehatan.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Tiga Saham Ini, Dua Langsung Masuk PPK
Sedangkan beberapa saham yang berhasil torehkan lompatan harga di awal transaksi, yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 9,59% menjadi Rp 160, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 11,25% menjadi Rp 6.675, dan PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) menguat 13,85% menjadi Rp 296.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL), dan PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART).
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 140 poin (1,90%) menjadi 7.243,86. Pemodal asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,62 triliun, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 551,04 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 385,35 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 268,48 miliar.
Baca Juga
Produsen Laptop Axioo (AXIO) Tebar Dividen Interim, Simak Jadwal Ini
Kejatuhan indeks kemarin dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,47%, sektor teknologi 2,33%, sektor keuangan 0,97%, sektor energi 0,91%, sektor industry 0,94%, sektor consumer non primer 0,80%, dan sektor kesehatan 0,91%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer 0,07% dan sektor property 0,33%.
Meski IHSG anjlok parah, dua saham ini masih berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indo Straits Tbk (PTIS) naik 24,79% menjadi Rp 292 dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,57% menjadi Rp 436.

