Harga Minyak Dunia Turun Dipicu Penguatan Dolar AS
JAKARTA, investortrust.id - Harga minyak mentah Brent menurun 61 sen (0,81%) menjadi US$ 74,92 per barel pada Rabu (6/11/2024). Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 30 sen (0,42%) ke posisi US$ 71,69 per barel.
Melansir Reuters, Kamis (7/11/2024), melemahnya harga minyak karena penguatan dolar serta pengaruh kebijakan luar negeri Presiden Amerika Serikat (AS) yang terpilih Donald Trump diperkirakan dapat berdampak pada pasokan minyak global.
Penguatan dolar AS yang saat ini berada pada level tertinggi sejak September 2022, mendorong aksi jual besar-besaran yang sempat membuat harga minyak anjlok lebih dari US$ 2 per barel di awal perdagangan.
Selain itu, kenaikan dolar AS membuat komoditas yang dalam dolar, seperti minyak, menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, yang pada akhirnya menekan harga.
Baca Juga
"Semua euforia dan antusiasme penjualan awal kini mulai berkurang, dan saya melihat peluang kenaikan jangka pendek lebih besar dibanding penurunan," kata analis senior di Price Futures Group, Phil Flynn.
Sementara mitra di Again Capital John Kilduff menyebut pasar bereaksi berlebihan terhadap hasil Pemilu AS, yang di awal sempat memunculkan kekhawatiran bahwa kemenangan Trump dapat memicu peningkatan pengeboran minyak di AS hingga menyebabkan kelebihan pasokan.
"Namun, saat ini pasar tampaknya mulai lebih realistis dan mengakui adanya banyak tantangan," terang dia.
Baca Juga

