Marketing Sales Agung Podomoro Land (APLN) Naik 46,5% Jadi Rp 1,07 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Marketing sales PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) naik 46,5% menjadi Rp 1,37 triliun per September 2024, melonjak 46,5% dibandingkan periode sama pada 2023 sebesar Rp 933,3 miliar.
“Tren positif berhasil diraih APLN dari dua segmen bisnis utamanya yaitu, penjualan properti serta bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan yang menjadi sumber pendapatan berulang perusahaan,” jelas Corporate Secretary APLN Justini Omas, dikutip pada Senin (4/11/2024).
Pendapatan berulang perusahaan terhitung tumbuh 6,6% (yoy) menjadi Rp 1,14 triliun sampai September 2024. Justini mengeklaim, manajemen berhasil menjaga momentum pertumbuhan bisnis dengan kinerja positif, antara lain dari penjualan dan pendapatan usaha yang tercatat sebesar Rp 2,78 triliun dalam sembilan bulan tahun ini.
Jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, pencapaian itu menurun 29,1% karena tahun lalu terdapat pendapatan yang tidak berulang senilai Rp 1,3 triliun dari hasil penjualan Neo Soho.
Baca Juga
Penjualan Neo Soho juga memengaruhi angka pengakuan penjualan APLN yang mencapai Rp 2,85 triliun sampai September 2023, sementara periode sama tahun ini sebesar Rp 1,64 triliun.
Pada periode Januari-September 2024, perusahaan mencatat laba komprehensif sebesar Rp 64,64 miliar. Nilai ini lebih kecil dibandingkan Rp 1,35 triliun di kuartal yang sama tahun tahun lalu. Namun laba komprehensif kuartal III-2023 disumbang paling banyak dari penjualan Neo Soho yakni sebesar Rp 1,3 triliun.
“Berkat kinerja operasional yang positif dan menurunnya beban biaya pinjaman, menjadikan cash flow perusahaan semakin kokoh,” sambung Justini.
Sampai September 2024, dana kas dan setara kas perusahaan tercatat mencapai Rp 1,06 triliun, meningkat hampir Rp 400 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu.
Manajemen juga menganggap kinerja perusahaan di seluruh lini bisnis meningkat dan menunjukkan kemampuan APLN dalam mengoptimalkan peluang bisnis, sekaligus mengkreasikan peluang-peluang baru dari berbagai segmen usaha.
“Kami berhasil meningkatkan marketing sales properti di saat tingkat suku bunga perbankan masih tinggi dengan mengoptimalkan fasilitas KPR dari berbagai bank nasional,” jelas Justini.
Baca Juga
Sejalan dengan upaya pemerintah yang fokus ke sektor perumahan, APLN berkomitmen akan terus membangun dan mempercepat serah terima properti kepada para konsumen di berbagai kota.
Saat ini berbagai proyek properti APLN, menyasar semua segmen konsumen di berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, dan Medan.
Memasuki kuartal IV-2024 perusahaan mengaku optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis dari segmen utamanya. Termasuk dari segmen perhotelan dan pusat perbelanjaan, yang kerap menghasilkan kinerja impresif dengan datangnya Natal dan musim liburan akhir tahun.
“Komitmen kami adalah menghadirkan layanan dan pengalaman terbaik bagi setiap konsumen. Itulah sebabnya tren kunjungan konsumen di hotel dan pusat perbelanjaan yang dimiliki dan dikelola APLN terus meningkat setiap tahun pasca-pandemi Covid 19 berakhir,” tutup Justini. (CR-10)
Grafik Harga Saham APLN secara Ytd:

