Net Sell Membesar Rp 1,42 Triliun, Saham 4 Bank Papan Atas Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 1,42 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/10/2024), sebanyak 36,75 (0,48%) menjadi 7.569,85.
Net sell terbesar kembali melanda saham bank papan atas, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 571,90 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 299,13 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 212,33 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 104,71 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 79,05 miliar.
Baca Juga
Bos Bank Mandiri Optimistis Tim Ekonomi Prabowo-Gibran Bisa Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) dicatatkan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 76,30 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 71,95 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 30,01 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 19,96 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 16,68 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,14%, sektor konsumer non primer 1,21%, sektor keuangan 0,30%, sektor industri 0,17%, sektor material dasar 0,31%, dan sektor properti 0,10%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, konsumer primer, dan kesehatan.
Meski IHSG ditutup anjlok, empat saham ini malah melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melesat 34,58% menjadi Rp 144 dan PT Shield On Sevice Tbk (SOSS) melesat 25% menjadi Rp 1.050. Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melesat 24,87% menjadi Rp 4.870, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) melesat 24,49% menjadi Rp 610.
Baca Juga
Laba Bank Mandiri (BMRI) Bank Only Tembus Rp 39 Triliun di Kuartal III 2024, Naik 9%
Penguatan juga melanda saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebanyak 18,09% menjadi Rp 111 dan PT Sona Tourism Industry Tbk (SONA) melesat 17,44% menjadi Rp 10.100.
Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT Multipolra Technology Tbk (MLPT), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

