Emiten Haji Isam (JARR) Torehkan Lompatan Laba 226,20% hingga Raih Kredit Investasi Jumbo
JAKARTA, investortrust.id – Emiten Perkebunan kelapa sawit yang dikendalikan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), memnbukuken lompatan laba bersih tahun berjalan sebanyak 226,20% menjadi Rp 155,34 miliar hingga September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 47,62 miliar.
Manajemen JARR dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/10/2024), disebutkan bahwa kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan penjualan perseroan yang justru turun dari Rp 3,09 triliun tahun 2023 menjadi Rp 2,63 triliun sampai kuartal III-2024.
Baca Juga
Lukminto : Menperin Berikan Arahan Ini untuk Selamatkan Sritex (SRIL)
Pertumbuhan laba tersebut didukung atas penurunan drastis beban pokok penjualan dari Rp 2,93 triliun menjadi Rp 2,33 triliun. Penurunan drastic tersebut berimbas berdampak terhadap kenaikan laba bruto JARR dari Rp 164,87 miliar menjadi Rp 301,31 miliar.
Laba usaha perseroan juga meningkat dari Rp 99,80 miliar menjadi Rp 254,48 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan meningkat dari Rp 47,62 miliar menjadi Rp 155,34 miliar. Begitu juga dengan laba per saham dasar naik dari Rp 5,95 menjadi Rp 16,83 per saham.
Baca Juga
Meski Penjualan Turun, Emiten Haji Isam (JARR) justru Cetak Lompatan Laba 314,14%, Kok Bisa?
Sementara itu, manajemen JARR dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa perseroan telah meraih kredit investasi dari Bank Mandiri senilai Rp 1,4 triliun. Kredit investasi tersebut telah ditandatangani pada 24 Oktober 2024.
Kredit tersebut didapatkan dengan menjaminkan sebanyak 12 sertifikat hak guna usaha ((HGU) kebun kelapa sawit, bangunan pabrik biodiesel, bangunan pabrik minyak goreng, dan bangunan power plant besertas sarana lainnya dengan nilai penjaminan Rp 1,4 triliun.
Grafik Saham JARR

