Sinarmas AM Raih 3 Penghargaan IMA 2024, Siap Perkuat Penggunaan Teknologi AI
JAKARTA, investortrust.id – PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) memboyong tiga penghargaan pada ajang Investment Manager Awards (IMA) 2024 yang digelar oleh Investortrust dan Infovesta di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Tiga penghargaan tersebut diperoleh berkat kinerja optimal tiga produk reksa dana besutannya, pada ketegori Pendapatan Tetap dengan denominasi dolar AS periode 3 dan 5 tahun, serta kategori reksa dana saham periode 1 tahun.
Chief Investment Officer Sinarmas AM Genta Wira Anjalu menerima langsung penghargaan IMA 2024. Menurutnya prestasi tersebut tidak lepas dari kepercayaan investor terhadap Sinarmas AM yang terus meningkat. “Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk memberikan kinerja optimal kepada investor, sehingga kami harap Sinarmas makin bersinar ke depannya,” kata Genta.
Baca Juga
Secara umum Genta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Bidang Investasi dan Pengelolaan Portofolio Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menyampaikan, pihaknya membidik dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 65 triliun di tahun 2025, naik sekitar Rp 5 hingga Rp 6 triliun dari tahun 2024. Jumlah AUM tadi termasuk produk Kontrak Pengelolaan Dana atau discretionary fund.
Untuk mengejar target tadi Sinarmas AM memperkuat inovasi pengelolaan reksa dana khususnya saham dengan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligences (AI). Genta mengeklaim, sejauh ini reksa dana saham berbasis AI kelolaannya telah menunjukan kinerja yang baik (outperform).
“Kita (Sinarmas AM) yang pertama menggunakan AI dalam pengelolaan investasi. Karena itu ke depannya kita akan lebih meningkatkan promosi terkait fund AI tersebut,” urainya.
Baca Juga
Infovesta Ungkap Alasan Bersama Investortrust Gelar Invesment Manager Awards 2024
Hingga saat ini Sinarmas AM mencatat jumlah dana yang pengelolaannya investasinya berbasis AI mencapai Rp 150 miliar, dan akan mencapai Rp 200 miliar di akhir tahun 2024. “Kami targetkan produk dengan pengelolaannya menggunakan AI akan tembus Rp 1 triliun di tahun 2025.
Selain reksa dana dengan pengelolaan AI, Sinarmas juga berencana mengembangkan beberapa fund lain di masa datang, termasuk reksa dana dengan underlaying asset saham di global market, termasuk instrumen syariah global.

