Pemerintah Siapkan 2 Skenario untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8%
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan pemerintah akan menerapkan dua skenario untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun sesuai dengan program presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Bapak presiden RI terpilih punya visi pertumbuhan ekonomi 8%. Kami punya dua scenario, apakah boleh (tumbuh 8%)? Ya boleh lah,” kata Amalia saat diskusi Urgensi Industrialisasi Dalam Mencapai Target Pertumbuhan 8%” yang digelar Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, di Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Baca Juga
Ketua Umum Kadin Ajak Dunia Usaha Wujudkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Dia menjelaskan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi minimal sebesar 6%, Indonesia membutuhkan waktu selama 20 tahun untuk terlepas dari middle income trap.
“Jika Presiden terpilih menetapkan target pertumbuhan ekonomi mencapai 8% dalam lima tahun pertama. Dengan target tersebut, kita ingin mempercepat ke luar dari middle income trap,” kata dia.
Amalia mengatakan, Bappenas memiliki dua exercise target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah Prabowo. Skenario pertama yang didapat secara bertahap.
Skenario pertama ini menggambarkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dapat dicapai pada tahun kelima pemerintahan Prabowo-Gibran. “Jadi secara bertahap ini, 5,7% dulu, kemudian 6,4%, 7%, 7,5% dan 8%. Pertumbuhan 8% bisa dicapai di ujung pemerintahan,” ujar dia.
Baca Juga
IESR: Transisi Energi lewat Pengembangan Energi Terbarukan Bisa Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8%
Kemudian, jelas dia, ada masukan dari tim Prabowo mengenai skenario kedua. Dia menjelaskan dalam skenario tersebut tim Prabowo ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi sebesar 8% bisa tercapai pada tahun ketiga dan keempat. “Artinya 8% bukan dicapai pada ujung (tahun pemerintahan)” ucap dia.
Dalam paparannya, Amalia menunjukkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% tahun ketiga dan keempat, pemerintahan Prabowo perlu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8% untuk tahun pertama menjabat. Setelah itu, berurutan masing-masing tahun ditargetkan 7,5%, 8,3%, 8%, dan 7,8%. “Sehingga, rata-rata selama lima tahun itu beliau mengharapkan ada di sekitar 7,7%” kata dia.

