Survei Charles Schwab: Investor ETF Tunjukan Keyakinan Lebih Tinggi Terhadap Investasi Mereka
JAKARTA, investortrust.id - Survei teranyar oleh Charles Schwab menyatakan bahwa investor dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) menunjukkan keyakinan yang jauh lebih tinggi terhadap investasinya, dibandingkan dengan investor non-ETF.
Melansir CryptoNewsFlash, Senin (14/10/2024), dalam penelitiannya Schwab mengungkapkan jika 75% investor ETF menganggap portofolio mereka siap untuk menghadapi kondisi pasar yang berat, seperti resesi atau hal lain yang mungkin akan terjadi.
Sementara 58% investor non-ETF yang memiliki keyakinan tersebut. Tren ini cukup mencolok karena menunjukkan bahwa 73% investor ETF optimistis terhadap pasar, sementara 62% dari mereka yang tidak memiliki ETF juga optimistis.
Selain itu, kedua kelompok juga optimistis akan perolehan laba investasi yang diharapkan. Hal yang menarik, 97% investor ETF menyatakan bahwa mereka yakin, sementara 91% investor non-ETF juga menyatakan hal yang sama.
Baca Juga
Analis ETF Picu Kemarahan dengan Misinformasi tentang Ethereum
Direktur Pelaksana Schwab Asset Management David Botset mengatakan, investor ETF biasanya berinvestasi secara jangka panjang dan tidak mudah menyimpang dari strategi investasi mereka terlepas dari kondisi pasar.
Para investor ETF tidak mengubah strategi investasi mereka secara signifikan akibat fluktuasi pasar, risiko inflasi, dan risiko geopolitik. Beberapa responden mengungkapkan faktor-faktor ini tak mempengaruhi keputusan investasi mereka atau membuat mereka lebih banyak berinvestasi di ETF.
Riset ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar investor ETF mengikuti portofolio konvensional 60/40, di mana 60% investasi ditempatkan pada saham dan 40% pada obligasi. Menariknya, investor termuda termasuk generasi milenial hanya sedikit lebih agresif , dengan 54% investasi mereka pada saham dan 46% pada pendapatan tetap.
Selain itu, 44% generasi milenial berharap dapat meningkatkan alokasi mereka pada pendapatan tetap tahun depan, yang lebih tinggi dari Gen X dan baby boomer.
Baca Juga
Minat Investor ke ETF Spot Tinggi, Bitcoin Capai US$ 65.000 untuk Pertama Kalinya Sejak Awal Agustus
Meski kini kurang dari sepertiga investor ETF telah mengelola ETF secara aktif dalam portofolio mereka, 86% diantaranya siap mempertimbangkan ETF yang dikelola secara aktif dalam dua tahun ke depan.
Hal ini mencerminkan bahwa ekuitas pendapatan tetap menjadi kelas aset yang paling disukai untuk investasi masa depan, dengan 55% investor ETF berniat untuk berinvestasi dalam saham melalui ETF. Preferensi signifikan lainnya adalah aset kripto sebesar 45%, sekuritas pendapatan tetap sebesar 44%, dan aset riil 40%.
Survei Schwab mengungkap, meningkatnya apresiasi ETF sebagai bagian penting dari strategi investasi. Lebih dari 91% investor ETF menganggap bahwa produk ini penting untuk rencana investasi mereka, dan 65% dari mereka berencana untuk meningkatkan investasi ETF-nya di tahun depan.

