Pasar Antisipasi Rilis Data Ekonomi Global, Saham INKP, UNVR hingga BFIN Dijagokan
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan pasar saham di Bursa Efek Indonesia diprediksi cenderung tertekan, seiring bayang-bayang rilis data ekonomi global dan regional pada pekan ini.
Mencermati arah IHSG tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham trading hari ini yaitu: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT BFI Finance Tbk (BFIN)
Tekanan pasar tampak pada perdagangan Senin kemarin, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,34% ke level 7.302.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyebut, penurunan IHSG kemarin terjadi setelah berhasil menembus support dinamis MA 20.
Baca Juga
“Secara teknikal, Stochastic RSI turun dari area overbought menuju area pivot, dan terjadi deathcross pada MACD diiringi dengan negative slope yang melebar, sehingga diindikasikan IHSG akan menguji support 7.275 pada Selasa (19/3),” ulas Phintraco Sekruitas dalam riset harian yang dikutip, Selasa (19/3/2024).
Adapun sentimen yang membayangi pasar dari sisi global yaitu, serangkaian data ekonomi yang dirilis pada (19/3). Di kawasan Eropa, pasar menanti rilis ZEW Economic Sentiment Index untuk bulan Maret, dimana pada bulan sebelumnya berada level 24,00.
Baca Juga
Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Sepanjang Selasa (19/3/2024)
Di sisi lain, pada Jerman, juga akan merilis data ZEW Economic Sentiment Index untuk bulan Maret. Konsensus memproyeksikan kenaikan tipis menjadi 20,10. Namun, fokus tidak hanya terbatas pada Eropa, karena dari U.S, data Building Permits untuk bulan Februari 2024 diproyeksikan tumbuh mencapai US$ 1,5 juta, naik dari angka sebelumnya sebesar US$ 1,49 juta, ini menandai potensi pemulihan yang kuat dalam aktivitas pembangunan di negara tersebut.
Dari sisi regional, pasar sedang menantikan rilis data suku bunga Jepang yang diperkirakan membaik menjadi 0,00% dari sebelumnya -0,10%. Hal ini didorong oleh pertumbuhan GDP annualized kuartal IV-2023 Jepang yang mencapai 0,40% dari kuartal sebelumnya yang berada pada level -3,20%.
‘’Peningkatan ini memberikan sinyal yang positif serta menunjukkan potensi pemulihan setelah periode kontraksi ekonomi yang signifikan,’’ ulas Phintraco Sekuritas.

