Saham Bank Besar Mendadak Anjlok, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/9/2024), anjlok lebih dari 120 poin (1,57%) menjadi 7.654 hingga pukul 10.15 WIB. Penurunan dalma dipicu atas kejatuhan saham-saham bank besar.
Berdasarkan data BEI, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI melemah 4,98% menjadi Rp 5.250, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 4,74% menjadi Rp 5.225, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 3,70% menjadi Rp 7.150, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 1,39% menjadi Rp 10.625.
Baca Juga
Penurunan empat saham bank besar tersebut memicu saham sektor keuangan turun sebanyak 2%. Penurunan juga dipicu atas koreksi saham sektor industry 1,26%, sektor property 0,78%, sektor infrastruktur 0,74%, dan sektor industry 1,30%, dan sektor energi 0,41%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar dan teknologi.
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis 2,76 poin (0,04%) menjadi 7.778. Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 11,96 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 296,94 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 191,42 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 128,56 miliar.
Baca Juga
Saat Link Net Jual Aset Fiber, Mitratel (MTEL) justru Diuntungkan, kok Bisa?
Terkait penguatan IHSG kemarin ditopang rebound tersebut terdorong saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Saham BREN akhirnya ditutup menghijau setelah auto reject bawah (ARB) dalam dua hari terakhir, bahkan saham BREN sempat mengalami ARB di awal transaksi ke level Rp 5.675. Namun dalam beberapa menit, saham BREN bangkit hingga sempat menguat ke level Rp 7.925. Sedangkan penutupan naik 2,12% menjadi Rp 7.225.
Sedangkan sektor penopang penguatan indeks berasal dari saham sektor material dasar 0,52%, sektor energi 0,43%, sektor consumer non primer 0,99%, sektor keuangan 0,15%, dan sektor infrastruktur 0,54%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, consumer primer, kesehatan, dan sektor industri.
Grafik 4 Saham Bank

