Trend Bullish IHSG masih Berlanjut, Saham ABMM dan ACES Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/9/2024), secara teknikal belum ada perubahan pola pergerakan signifikan. Trend bullish masih terbuka dengan target penguatan jangka panjang 8.000.
BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa IHSG masih memiliki pola penguatan setelah mencapai target penguatan 7.835. Sedangkan dalam jangka pendek, peluang penurunan tetap terbuka, meski demikian target indeks 8000 tercapai makin kuat dalam jangka panjang.
Baca Juga
Barito Renewables (BREN) Menangkan Tender Penambahan Kapasitas 102,6 MW, Bagaimana Sahamnya?
Pergerakan IHSG juga dipengaruhi pemangkasan The Fed semalam sebanyak 50 bps. Meski dipangkas, bursa saham Wall Street malah ditutup turun, seperti Dow Jones melemah 0,25%. Indeks S&P500 turun 0,29% dan Nasdaq melemah 0,31%.
Terkait saham pilihan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham ABMM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.520-4.800 dan saham ACES direkomendasikan beli dengan target harga Rp 830-880.
IHSG kemarin ditutupmelemah tipis 2,63 poin (0,03% menjadi 7.829. Meski demikian, pemodal asing masih gencar catatkan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp 1,42 triliun di seluruh pasar, seperti saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 515,26 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 290,20 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 253,10 miliar.
Baca Juga
Lippo Karawaci (LPKR) Jadi Minoritas, Siloam (SILO) Kini Dikendalikan Perusahaan Asal Singapura
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi anjlok 2,59%, sektor infrastruktur 1,33%, sektor consumer primer 1,56%, sektor material dasar 0,55%, dan sektor energi 0,19%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property, kesehatan, industry, keuangan, dan transportasi.
Saat IHSG berbalik turun tipis, sejumlah saham ini justru melesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) melesat 34,48% menjadi Rp 195, PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) menguat 24,83% menjadi Rp 905, dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) menguat 24,58% menjadi Rp 294.
Grafik IHSG

